Rheumapas

Waspadai Gejala Rematik dan Jangan Biarkan Berlarut-Larut

Gejala rematik bisa berbeda pada setiap orang. Bagi sebagian penderita, gejala dapat terjadi dalam waktu lama. Namun, orang lain dengan penyakit yang sama, gejala dapat terjadi lebih singkat. Bahkan, gejala benar-benar hilang saat tubuh sedang prima. Hal ini disebut rematik tidak aktif.  Rematik memang dapat hilang dengan  sempurna, meski tidak mudah.

Selama ini, gejala rematik terbukti lebih sering menyerang wanita ketimbang pria. Tetapi,  bukan berarti bahwa pria tidak memiliki kemungkinan untuk terserang rematik. Terutama era serba modern saat ini dimana olahraga semakin sulit dilakukan, serta pola makan sehat juga semakin sulit dilakukan.

Rematik dapat terjadi melalui proses yang panjang. Selain karena usia, daya tahan tubuh juga mempengaruhi. Berbeda dengan lansia yang hidup setengah abad lalu, lansia saat ini rentan dengan keropos tulang. keropos tulang merupakan akibat dari gejala rematik yang diabaikan dalam waktu yang cukup lama.

Bagaimana Gejala Rematik dan Waspadai Mulai Dini

Gejala rematik awalnya adalah kram pada salah satu atau beberapa sendi dalam tubuh. Hal ini terjadi saat sendi bergerak, terutama pada lutut. Nyeri seperti ini biasanya terjadi selama bertahap,  dari satu sendi hingga beberapa sendi. Nyeri bisa hilang sama sekali dalam waktu kurang lebih dua hari. tetapi, nyeri tersebut bisa muncul beberapa saat kemudian,dimana jumlah sendi yang nyeri bertambah.

Nyeri tersebut terjadi karena radang sendi. Radang pada umumnya terjadi karena reaksi tubuh terhadap infeksi atau serangan organisme berbahaya. Namun, hal ini berbeda dengan rematik.  Radang sendi terjadi pada tangan, terutama pada ruas jari. Tonjolan tulang paling banyak mengalami tekanan. Namun akhirnya, radang berkembang di berbagai seperti pergelangan tangan, leher, lutut, bahu, dan siku.

Tulang rawan yang ada pada sendi berfungsi sebagai ‘shockbreaker’ seperti pada kendaraan roda dua. Jika terjadi radang yang tidak segeraditangani, maka kerusakan tulang rawan akan cepat terjadi. Akibatnya, terjadi kelainan bentuk sendi. Tulang rawan yang terkikis dapat menimbulkan fusi sendi.

Radang Menjadi Pembengkakan

Pembengkakan merupakan gejala rematik lanjutan. Akumulasi cairan pada sendi yang meradang akan menyebabkan area sendi bengkak. Penumpukan cairan juga menimbulkan rasa kaku yang lebih kuat. Karena ada rasa kaku pada saat melakukan gerakan, maka rasa lelah akan cepat muncul. Tidak hanya itu, daya tahan tubuh juga terpengaruh.

Pembengkakan yang terjadi tanpa ada pengobatan berarti akan menimbulkan nyeri otot, terutama otot yang menutupi persendian. Jika dibiarkan berlarut-larut, maka jaringan sendi semakin berkurang fungsinya.

Waspadai sendi yang kaku di pagi hari. Biasanya hal ini berlangsung selama beberapa jam untuk mereka yang sudah mengalami rematik akut. Rasa kaku pada sendi setelah lama duduk memang masih tergolong wajar jika hanyaterjadi selama beberapa menit. Tetapi, jika hal ini terjadi selama beberapa jam atau seharian, maka penanganan medis harus segera dilakukan.

Rematik vs Flu Tulang

Mungkin banyak orang mengkaitkan nyeri sendi dengan sebutan flu tulang. Sebenarnya rematik justru jauh lebih parah, dengan tingkat nyeri yang lebih tinggi. Bahkan, rematik yang parah dapat menimbulkan nyeri pada sekujur tubuh, dan bukan hanya sendi. Tentu tidak perlu menunggu nyeri pada sekujur tubuh untuk memulai proses pengobatan, bukan?

Konsultasi pada dokter memang langkah terbaik. Segera setelah penderita mengalami gejala rematik awal, seharusnya sudah ada tindakan dari  penderita. Pengobatan secara medis dapat diimbangi dengan menghindari beberapa pantangan rematik. Selain itu, mulai pola hidup sehat juga belum terlambat.

Alam memberikan banyak alternatif penyembuhan berbagai macam penyakit. Siapapun yang telah mengalami gejala rematik sebenarnya dapat segera melakukan tindakan non medis, seperti mengkonsumsi obat herbal. Pengobatan herbal pada rematik sudah dilakukan sejak jaman nenek moyang. Mereka yang mengalami nyeri sendi dapat disembuhkan dengan cepat dan mudah dengan ramuan herbal yang tepat.

Apakah Rheumapas Cukup Terpercaya?

Pengguna Rheumapas tidak ragu untuk segera mengkonsumsinya segera setelah mereka mengalami gejala rematik. Kehadiran Rheumapasmerupakam cara paling pas untuk dapat terlepas dari nyeri sendi sejak awal. Banyak orang meremehkan nyeri sendi karena mereka mengira bahwa mereka hanya kurang olahraga.

Memang, olahraga rutin dapat membuat sendi lebih fleksibel sehingga kecenderungan menderita rematik lebih tinggi. Tetapi, rasa nyeri pada persendian merupakan gejala rematik yang harus segera mendapatkan penanganan. Mereka yang ingin mengurangi resiko paparan bahan kimia untuk pengobatan pasti memilih Rheumapas.

Sambiloto dan temulawak adalah kandungan utama dari Rheumapas, yang juga kaya akan bahan-bahan alami lainnya. Selain sangat pas untuk menyembuhkan gejala rematikdan rematik akut, Rheumapas juga sangat efektif dalam menyembuhkan asam urat.  Khasiat utama obat herbal produksi PT Tiga Puspa ini dapat menyembuhkan semua penyakit yang menyerang sendi.

Tinggalkan Komentar