3 Tips Atasi Badan Lemas Saat Puasa

Ketika memasuki bulan puasa, penting untuk  Anda menjaga tubuh agar tetap segar dan bertenaga setiap hari. Memang ketika sudah dijalani, puasa terasa kian mudah dan juga menyegarkan. Namun di hari-hari pertama puasa, tubuh cenderung akan lemas dan tak bertenaga.

Kenapa ketika di awal masa puasa badan selalu terasa lebih lemas?

Ketika Anda sedang menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak akan mendapat zat gizi selama berjam-jam setelah sahur. Padahal, tubuh membutuhkan karbohidrat yang akan diolah jadi gula. Kemudian gula diproses menjadi bahan bakar atau sumber energi pada sepanjang hari.

Jangan khawatir, tubuh mampu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan Anda ketika puasa. Tubuh mulai akan membaca kebiasaan baru Anda, yaitu tidak akan mendapatkan asupan karbohidrat lagi sampai dengan waktunya berbuka puasa. Maka, tubuh akan menyimpan gula pada waktu yang lebih lama dari pada biasanya. Jika ketika Anda tidak puasa, gula dari kabohidrat akan langsung dibakar dalam waktu beberapa jam saja, waktu puasa gula akan dibakar dengan pelan-pelan, yaitu sampai tiba saatnya berbuka.

Namun, penyesuaian ini tidak bisa terjadi pada sekejap mata. Tubuh memerlukan waktu beberapa hari bahkan hingga seminggu untuk beradaptasi dengan proses ini. Maka, biasanya Anda hanya akan merasa letih dan lemas pada awal-awal bulan puasa.

Nutrisi penting ketika buka dan sahur agar tidak lemas saat puasa

Untuk mencegah badan lemas ketika puasa, terutama pada hari-hari pertama Ramadan, pastikan tubuh untuk mendapatkan asupan nutrisi-nutrisi penting berikut ini.

1. Karbohidrat kompleks

Saat sahur, perbanyaklah untuk konsumsi karbohidrat kompleks daripada karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana akan lebih banyak mengandung gula sedangkan pada karbohidrat kompleks lebih banyak mengandung serat dan rag.

Dengan Anda mengonsumsi karbohidrat kompleks, proses pengolahan karbohidrat menjadi sumber energi yang berlangsung lebih lama. Maka, tubuh Anda pun akan bertahan berjam-jam sebelum berbuka puasa tanpa asupan karbohidrat lagi di siang atau sore hari.

2. Zat seng

Pastikan Anda untuk memenuhi asupan zat seng ketika sahur dan buka puasa. Pilihlah menu yang kaya zat seng contohnya seperti daging sapi atau kambing. Namun, makan daging saat sahur dan berbuka saja belum untuk mencukupi kebutuhan zat seng dalam sehari. Jadi bila perlu, saat sahur dan buka puasa Anda dapat mengonsumsi suplemen yang kaya akan zinc.

3. Vitamin C

Badan lemas ketika puasa juga dapat disebabkan karena melemahnya daya tahan tubuh. Pasalnya, ketika puasa tubuh tidak sksn mendapatkan asupan nutrisi sebanyak dan selengkap pada biasanya. Akibatnya sistem daya tahan tubuh akan kesulitan untuk menjaga Anda tetap sehat. Salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi vitamin C.

Oleh karenanya, jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah yang kaya dengan vitamin C seperti jambu, cabai merah, dan juga brokoli. Bila perlu, Anda juga bisa untuk mengonsumsi suplemen yang sudah memiliki kandungan vitamin C sekaligus zinc setelah makan sahur, atau setelah Anda berbuka puasa. Ini dapat membantu Anda untuk menjaga stamina di hari-hari awal puasa dan juga sepanjang bulan Ramadan.

Baca juga