Rheumapas.com – Lutut sakit ketika ditekuk merupakan salah satu cedera yang bisa disebabkan oleh kondisi yang disebut dengan istilah bursitis. Gejalanya bisa datang tiba-tiba dan bisa mengganggu aktivitas Anda.

Bursitis merupakan peradangan atau pembengkakan yang terjado pada bursae. Bursae sendiri adalah bantalan berisi cairan yang terletak sekitar sendi yang mengelilingi tendon,  kulit, dan juga jaringan otot yang menempel pada tulang. Lokasi yang umum bursitis terjadi pada lutut,  siku, bahu, dan pinggul. Namun, bursitis biasanya dapat memengaruhi persendian yang sering melakukan gerakan dengan berulang.

Penyebab umum dari bursitis adalah karena cedera atau kerusakan bursae yang memicu nyeri, pembengkakan, dan juga kemerahan. Dari beberapa tipe bursitis, lutut sakit pada saat ditekuk termasuk dalam tipe prepatellar bursitis, yaitu adanya kerusakan bursae disekitar tempurung lutut. Hal ini dapat disebabkan oleh kegiatan olahraga, yang sering menekuk lutut, bertumpu pada lutut pada jangka waktu lama, infeksi, serta pendarahan pada bursae.

Siapapun bisa mengalami bursitis, tetapi ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena bursitis yaitu pekerjaan, usia, pekerjaan, dan kondisi medis lainnya seperti artritis rheumatoid, asam urat dan diabetes.

Pengobatan bursitis dilakukan dengan cara mengonsumsi obat penghilang rasa sakit. Namun, rasa sakit ini biasanya dapat membaik dalam waktu beberapa minggu. Sedangkan untuk pembengkakannya, membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk sembuh tergantung penyebab bursitis itu sendiri.

Berikut merupakan terapi lutut yang sakit dan tidak bisa ditekuk:

Perawatan diri

Hal yang dapat di lakukan sendiri untuk mengurangi pembekakan sendi ialah dengan cara mengistirahatkan sendi dari aktivitas yang berat, misalnya berlari, bertujuan untuk mengurangi rasa sakit yang bertambah parah. Anda juga bisa disarankan memakai bantalan untuk melindungi sendi. Mengompres sendi menggunakan selama 10 hingga 20 menit dan diulangi di setiap beberapa jam juga dapat dilakukan untuk meredakan peradangan dan rasa sakit.

Aspirasi

Metode ini dilakukan jika bursitis yang terjadi cukup parah. Prosedur ini dilakukan dengan cara menyedot cairan bursae bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan gerakan sendi Anda. Selama prosedur aspirasi berlangsung, cairan akan disedot menggunakan jarum yang disuntikkan pada bagian yang bengkak.

Kortikosteroid

Suntikan kortikosteroid merupakan salah satu pilihan pengobatan bursitis yang sudah sangat parah. Dokter akan menyuntikkan kortikosteroid langsung ke arah yang terkena bursitis. Efek sampingnya adalah perubahan warna kulit di sekitar tempat suntikan.  Jika lutut sakit pada saat ditekuk yang Anda alami disebabkan karena bursitis, maka daerah lututlah yang akan mendapatkan suntikan ini.

Antibiotik

Dokter akan memberikan resep antibiotik jika bursitis disebabkan karena infeksi bakteri. Jenis antibiotik yang biasa diberikan ialah flukloksasilineritromisin, dan klaritromisin. Anda akan diminta untuk mengonsumsi obat antibiotik ini sebanyak dua hingga empat kali sehari  selama tujuh hari.

Operasi

Operasi pengangkatan bursae bisa dianjurkan untuk menangani bursitis yang tidak kunjung membaik dengan pengobatan Antibiotik. Pembedahan ini dilakukan untuk menghilangkan bursae dengan membuat sayatan pada kulit Anda dan mengeluarkan cairannya.

Lutut sakit ketika ditekuk tak disebabkan karena bursitis, kondisi ini juga bisa terjadi karena beberapa penyakit yang lain seperti tendinitis, cedera pada ligamen, tempurung lutut, maupun tulang kakibursitis. Selalu konsultasikan kondisi dengan dokter untuk penangganan yang tepat.

Baca juga