Terapi lintah asam urat – Terapi lintah telah dikenal sejak lama, bahkan pada saat sebelum masa kedokteran modern. Dahulu terapi lintah diyakini bisa mengatasi kelainan contohnya sistem saraf, masalah gigi, kulit, meringankan nyeri, mengobati peradangan, dan juga infeksi.

Namun, bukan sembarang lintah yang digunakan untuk melakukan terapi. Lintah yang digunakan pengobatan ialah jenis Hirudo, yaitu Hirudo medicinalis, Hirudo orientalis, Hirudo troctina, Hirudo quinquestriata, Poecilobdella granulosa, Hirudinaria manillensis, Hirudinaria javanica, , Haementeria officinalis, Hirudo nipponia dan  juga Haementeria depressadan yang dikembangkan di lingkungan khusus.

Manfaat Terapi Lintah

Lintah yang khusus digunakan dalam pengobatan, umumnya mengeluarkan air liur yang mengandung lebih dari 100 jenis protein ketika mengisap darah, meski baru beberapa yang teruji bisa menyembuhkan. Protein inilah yang memiliki efek medis, untuk memperlancar peredaran darah, meredakan nyeri, hingga efek antiperadangan dan antimikroba.

  • Melancarkan peredaran darah dan mencegah penyumbatan

    Air liur lintah yang bersifat antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah sehingga darah yang disedot tidak menggumpal. Peptida serta protein yang dikeluarkan lintah juga dipercaya bisa mencegah penyumbatan pembuluh darah.

  • Membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan pembuluh darah

    Terapi lintah yang diketahui cukup efektif melancarkan peredaran darah sekaligus mencegah sumbatan pada pembuluh darah, menjadikan lintah banyak dimanfaatkan dijadikan untuk beragam mengobati gangguan sirkulasi darah.

  • Menghindari komplikasi pada penderita diabetes

    Diabetes memiliki risiko komplikasi, termasuk gangguan terhadap pembuluh darah yang memungkinkan akan terhambatnya darah mengalir ke tangan, kaki, serta jari-jarinya. Hal ini bisa menyebabkan jaringan mati, yang merupakan salah satu alasan untuk dilakukannya tindakan amputasi kepada penderita diabetes.

  • Membantu mencegah proses penuaan

    Selain diyakini dapat membantu untuk mempercepat proses penyembuhan setelah pasca operasi plastik, terapi lintah juga sering dimanfaatkan sebagai proses perawatan antipenuaan.

  • Meredakan nyeri pada penderita osteoarthritis

    Osteoarthritis merupakan  gangguan sendi di mana tulang rawan mengalami kerusakan. Saat tulang rawan mengalami kerusakan, gesekan antartulang yang terjadi sehingga penderita merasakan nyeri.

Pertimbangkan Risikonya

Terapi lintah banyak dipilih karena cukup relatif mudah dilakukan dan risiko efek sampingnya yang juga terbilang kecil. Meski demikian, terapi lintah juga memiliki risiko yang harus Anda pertimbangkan baik untuk terapi medis ataupun untuk prosedur kecantikan.

Yang pertama harus diperhatikan adalah jenis lintah yang digunakan untuk melakukan terapi. Walau dinamakan dengan terapi lintah, namun yang digunakan bukanlah lintah liar biasa yang banyak ditemukan di lingkungan bebas. Lintah yang digunakan haruslah merupakan jenis Hirudo khusus digunakan untuk pengobatan, disimpan dalam air bersih yang sudah diberikan klorin, dan harus berada dalam suhu 5-27°C.

Selain itu, perlu diingat bahwa tidak semua orang bisa menjalani terapi ini. Bagi Anda yang mengalami kondisi berikut, sebaiknya agar menghindari terapi ini.

  • Memiliki penyakit pembekuan darah, sehinggaakan berisiko untuk mengalami perdarahan berkepanjangan.
  • Memiliki anemia kronis.
  • Alergi terhadap protein lintah.
  • Sedang hamil.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Terapi Lintah Asam Urat

Terapi lintah dapat meringankan berbagai penyakit meringankan berbagai penyakit . Seperti menormalkan gula darah, menetralisir asam urat, mengempiskan bengkak,  stroke, meringankan rasa sakit pendarahan, pengobatan jantung, kolestrol, diabetes, dan lainnya

Contohnya seperti Efendi Risanto, seorang terapis yang berasak dari padepokan Tafakur Alam Tapa Pendam yang sudah menggunakan lintah menjadikannya sebagai alat terapi sejak 2007 silam. Lintah pun digunakan sebagai salah satu penyembuh untuk beragam macam penyakit.

Efendi mengatakan bahwa cara kerja lintah untuk terapi tidak cuma menghisap darah kotor yang ada dalam tubuh manusia, air liurnya yang mengandung antikoagulan atau anti pembekuan darah juga sangatlah bermanfaat.

“Lintah mengeluarkan semacam liur (zat hirudin) yang bercampur dengan darah dan lalu membawanya ke seluruh tubuh, Kemudian sedotannya itulah yang akan membuat sirkulasi darah menjadi lancar,” ujar Efendi kepada.

Pada penyakit tertentu, menurut Efendi permasalahannya ada di penyumbatan saluran darah sehingga pada terapi ini air liur lintah sangat berperan untuk memperbesar peredaran darah misalnya pada penyakit jantung atau ginjal. Sejumlah penyakit yang bisa diobati diantaranya adalah kolesterol, asam urat, jantung, kelenjar, pengapuran, diabetes, reumatik, stroke, gatal-gatal dan masih banyak lagi yang lainnya.

Terapi lintah mungkin memiliki beragam manfaat, namun jangan terburu-buru untuk melakukannya. Selalu konsultasikan dahulu dengan dokter dan pilih lokasi terapi yang direkomendasikan.

Baca juga