rematik pada lansia

Apa Pengobatan Rematik Terbaik Untuk Lansia ?

Rasa nyeri rematik pada lansia dikarenakan peradangan pada sendi, agar bisa sembuh ada banyak pilihan pengobatan tradisional. Seperti konsumsi obat herbal.

Seiring bertambahnya usia penyakit rematik semakin menghatui para lansia.

Meskipun penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun penyakit ini sangat rentan pada lansia.

Penyakit ini membuat penderitanya kesulitan dalam bergerak sehingga menganggu aktivitas sehari-hari.

Penyebab rematik dapat disebabkan oleh peradangan pada sendi. Sendi yang nyeri pada umunya darah kedua pergelangan tangan dan kedua lutut kaki.

Wanita usia lanjut lebih banyak terserang rematik dibanding pria.

Pengobatan rematik pada lansia sedikit sulit, karena lansia lebih sensitif terhadap obat.

Pemberian obat bisa menimbulkan penyakit lain pada usia lanjut jika diberikan dengan tidak tepat.

Namun kami akan bagikan beberapa cara meredakan gejala rematik saat kambuh.

Meski tidak langsung menyembuhkan rematik namun bisa membantu meredakan nyerinya. Berikut cara mengobati rematik pada lansia

Pengobatan Rematik Untuk Lansia

Pengobatan tradisional dibawah aman untuk diminum untuk lansia yang sedang terserang rematik dan menghindari pantangan rematik :

  1. Ibuprofen

    Obat yang mengandung ibuprofen dapat meredakan nyeri dan membengkakan. Tapi, pemberian obat ini menimbulkan efek samping seperti sakit perut. Untuk anda yang mempunyai penyakit pada jantung dan ginjal, tidak dianjurkan untuk menkonsumsi obat ini.

  2. Kortikosteroid

    Obat ini juga manjur untuk meredakan gejala rematik. Tapi perhatikan dosisinya! Gunakan dosis yang rendah, karena obat ini memiliki efek samping osteoporosis pada lansia.

  3. Obat antirematik modifikasi-penyakit

    Obat seperti hydroxyclororuine, methotrexate dan sulfasalazine. Obat ini biasa digunakan kebanyakan lansia untuk obat jangka panjang. Selain meredakan nyeri saat rematik, obat ini juga mecegah kerusakan pada sendi secara permanen. Tapi tidak dianjurkan bagi anda penderita penyakit ginjal dan paru-paru

  4. Terapi Biologis

    Obat ini beperan menjadi zat alami di darah untuk mencegah rasa sakit dan pembengkakan. Obat ini memang terapi baru untuk penderita rematik. Penggunakan obat ini juga bisa dibarengi dengan obat rematik lain. Namun tetap perhatikan efek sampingnya.

  5. Olahraga

    Olahraga memang sudah terbukti membawa efek baik pada tubuh. Anda bisa berolahraga ringan seperti jalan santai atau berenang. Namun, jika rematik sedang kambuh jangan banyak bergerak terlebih dahulu.

  6. Istirahat

    Istirahat yang cukup juga sangat penting bagi anda. Jangan memaksakan melakukan aktifitas yang terlalu berat. Anda harus mulai membatasi kegiatan di usia senja karena dapat berefek buruk bagi anda.

  7. Operasi

    Tindakan operasi dilakukan jika keadaan sendi anda mengalami kerusakan akibat rematik.

    Maka jangan tunggu hingga rematik semakin parah. Konsultasikan pada dokter and jika tips yang diberikan diatas tidak cukup mengatasi rematik anda.

  8. Rheumapas

    Rheumapas merupakan obat herbal alami dari tumbuhan yang telah dipercaya berkhasiat dapat menyembukan penyakit rematik tanpa efek samping. Terbukti secara pra klinis dan telah diuji di laboratorium perguruan tinggi negeri terakreditasi. Serta sudah mendapatkan izin edar resmi dari pihak BPOM sebagai obat herbal rematik terstandar.

Untuk lebih lengkapnya kamu bisa lihat artikel tentang Obat Cina Rematik Rheumapas ini.

Jika Kamu tertarik memesan sekarang, silahkan langsung kunjungi Marketplacenya di SHOPEE atau TOKOPEDIA serta BUKALAPAK.

Kamu juga akan mendapatkan layanan gratis berupa Konsultasi bersama ahli kesehatan Kami yang bisa Kamu hubungi di kontak Whatsapp ini 0812-2042-7122.

Semoga Informasi ini bermanfaat, Salam sehat dari Kami.

Tinggalkan Komentar