Rheumapas.com – Banyak orang sering mengalami sendi kaku, kram, dan terasa nyeri saat bangun tidur. Biasanya, hal ini merupakan gejala awal dari rematik. Namun terkadang, orang yang terkena rematik masih bingung membedakannya, apakah berasal dari persendian atau  tulang. Bagaimana cara membedakan nyeri sendi dan nyeri tulang? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Apa itu nyeri tulang?

Nyeri tulang terjadi karena ada sesuatu hal yang menyebabkan tulang meradang. Ketika Anda mengalami nyeri pada tulang, umumnya tidak hanya pada satu tulang saja yang terasa sakit, tapidapat mengenai beberapa tulang lainnya.

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab Anda terkena nyeri tulang, diantaranya adalah:

  1. Cedera pada saat olahragaatau kecelakaan
  2. Kekurangan mineral pada tubuh
  3. Infeksi tulang (osteomielitis)
  4. Kanker tulang
  5. Leukemia
  6. Penyakit yang menghambat aliran darah menuju ke tulang, seperti anemia sel sabit

Gejala nyeri pada tulang cenderung berbeda-beda pada setiap orangnya, tergantung dari dari penyebabnya itu sendiri. Namun secara umum, orang yang terkena nyeri tulang akan merasakan nyeri dan juga tekanan hebat pada bagian tulang, kram, bengkak, hingga susah tidur.

Cara membedakan nyeri tulang dan nyeri sendi

Orang yang terkena rematik ataupun asam urat mungkin sudah tidak asing lagi dengan nyeri pada sendi. Namun terkadang, Anda juga mungkin masih bingung untuk membedakan apakah yang Anda alami ini termasuk nyeri sendi atau nyeri tulang.

Meski namanya juga berbeda, perlu diketahui bahwa sendi terbentuk dari beberapa tulang yang saling terhubung. Ya, sendi merupakan celah yang terbuat dari pada dua tulang yang saling berhubungan dan dapat ditemukan di seluruh tubuh.

Berikut ini merupakan cara membedakan nyeri tulang dan juga nyeri sendi.

1. Tingkat keparahan dari nyeri yang dialami

Cara paling mudah untuk Anda membedakan nyeri sendi dan nyeri tulang adalah dengan dilihat dari seberapa parah rasa sakit yang sedang Anda rasakan. Nyeri tulang umumnya cenderung terasa lebih hebat dari pada nyeri sendi.

2. Rasa nyeri yang kambuh

Nyeri sendi dan nyeri tulang juga dapat dibedakan dengan cara melihat seberapa sering kambuhnya rasa nyeri. Rasa sakit pada bagian sendi biasanya tidak mudah kambuh. Biasanya, rasa sakitnya muncul pada saat Anda menggerakkan bagian persendian yang sedang membengkak atau meradang.

Berbeda dengan nyeri tulang yang justru terasa sepanjang waktu. Nyeri tulang cenderung gampang untuk kambuh, entah saat Anda bergerak atau bahkan sedang beristirahat tanpa sedang melakukan apa pun.

Konsultasi ke dokter merupakan solusi terbaik

Di mana pun letak nyerinya, entah itu di bagian sendi atau juga tulang, sebaiknya Anda segera konsultasikan kepada dokter. Terlebih lagi jika nyeri yang Anda rasakan semakin memburuk atau sudah berlangsung cukup lama.

Beri tahukan kepada dokter semua yang telah Anda rasakan, mulai dari letak nyeri, berapa lama terjadi, dan seberapa parah rasa sakitnya. Dokter akan mencocokkan riwayat penyakit dan juga melakukan pemeriksaan fisik, guna untuk memastikan penyebabnya.

Baca juga