Peradangan Pada Jaringan Ikat

Rheumapas.com – Jaringan ikat pada manusia seperti perekat yang membuat tubuh memiliki bentuk. Selain itu, fungsi lain dari jaringan ikat adalah menjaga posisi dan mendukung kerja untuk seluruh organ di dalam tubuh. Namun, beragam fungsi ini bisa terganggu jika jaringan ikat mengalami penyakit tertentu.

Jaringan ikat tersusun diatas dua jenis jaringan protein, yaitu kolagen dan elastin. Tendon (urat), ligamen, jaringan lemak, tulang rawan, jaringan getah bening (limfatik), darah, kulit, serta tulang padat, merupakan bagian dari jaringan ikat. Mengingat fungsi dan perannya yang cukup luas, maka jaringan ikat perlu dijaga agar tetap bisa bekerja dengan optimal.

Berbagai Penyakit Jaringan Ikat

Berikut merupakan beberapa penyakit yang bisa memengaruhi fungsi dari jaringan ikat:

  • Rheumatoid arthritis

    Rheumatoid arthritis adalah salah satu penyakit yang bisa menurunkan fungsi jaringan ikat. Penyakit ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang selaput tipis pada lapisan sendi. Akibatnya, penderita akan mengalami nyeri, kaku pada persendian, serta panas dan bengkak daerah sendi.

  • Lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus/SLE)

    Penyakit lain yang dapat menurunkan fungsi jaringan ikat yaitu lupus eritematosus sistemik atau SLE. Lupus eritematosus sistemik merupakan salah satu jenis penyakit autoimun kronik di mana sistem kekebalan tubuh akan menyerang jaringan sehat, sehingga menimbulkan gangguan pada berbagai organ tubuh, seperti ginjal, sendi, kulit, dan otak.

  • Scleroderma

    Scleroderma merupakan gangguan sistem kekebalan tubuh yang ditandai dengan penebalan dan juga pengerasan kulit, terbentuknya jaringan parut, dan kerusakan organ. Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang berperan melindungi tubuh dari infeksi, menyerang tubuh Anda sendiri.

  • Vaskulitis

    Vaskulitis adalah peradangan pembuluh darah yang menyebabkan perubahan pada dinding pembuluh darah, meliputi perlemahan, penebalan, penyempitan, hingga menjadi terbentuknya jaringan parut. Terdapat lebih dari 20 jenis penyakit yang ditandai dengan kondisi ini. Karena melibatkan peradangan pada pembuluh darah, maka penyakit ini akan memengaruhi aliran darah ke organ-organ dan jaringan tubuh yang lainnya.

  • Penyakit jaringan ikat campuran

    Penyakit jaringan ikat campuran adalah istilah yang sering digunakan untuk menjelaskan sekelompok penyakit jaringan ikat yang diderita dengan bersamaan. Gejala-gejala yang muncul ialah campuran dari gejala berbagai penyakit jaringan ikat, seperti lupus, sclerodermapolymyositis atau dermatomyositis, ataupun rheumatoid arthritis.

Terdapat lebih dari 200 penyakit dan kondisi yang menunjukkan kelainan pada jaringan ikat. Dampak yang bisa ditimbulkan pun beragam, mulai dari nyeri ringan hingga gangguan pernapasan hingga pada rusaknya struktur jaringan ikat tubuh secara permanen. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter jika mengalami keluhan yang berkaitan dengan jaringan ikat, agar bisa dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Baca juga