5 Penyebab Tidur Tidak Tenang

Seseorang yang memiliki insomnia akan kesulitan untuk terlelap di malam hari.

Insomnia merupakan ketidakmampuan untuk mendapatkan jumlah tidur yang Anda butuhkan untuk terbangun pada pagi hari merasa segar dan bertenaga. Karena orang yang berbeda membutuhkan lama waktu yang juga berbeda pula, insomnia didefinisikan sebagai kualitas tidur Anda serta bagaimana perasaan setelah terbangun pada pagi hari bukan dari jumlah jam tidur atau seberapa cepat Anda terlelap pada malam hari. Bahkan jika Anda menghabiskan 8 jam tertidur, jika Anda merasakan ngantuk dan lelah lesu pada siang hari, Anda mungkin akan mengalami insomnia.

Berbagai penyebab tidur tidak tenang

Banyak dari kita bisa mengingat ketika rencana tidur nyenyak kita sesekali berubah jadi begadang di tengah malam ketika Anda terjerat dengan stres rutinitas. Tetapi, ada sejumlah penyebab lain dari insomnia. Pelajari apa saja yang menyebabkan Anda terbangun di tengah malah sehingga Anda pada akhirnya bisa mendapatkan tidur yang Anda butuhkan.

Berikut merupakan beberapa penyebab tidur tidak tenang:

1. Tidur terlalu cepat

Dilansir dari Reader’s Digest, sembilan puluh persen penderita insomnia tidur terlalu cepat dari jadwal biasanya. Walaupun kedengarannya ini tidak efektif, tapi terjaga sedikit lebih lama akan mengirimkan sinyal kepada sistem homeostatic bahwa tubuh bahwa Anda memerlukan untuk lebih banyak tidur.

2. Terlalu banyak meminum kopi

Bukan lagi rahasia jika kafein akan membuat terjaga, tetapi banyak orang yang keliru dan berpikir bahwa stimulan tidak memiliki pengaruh apapun untuk mereka. Sebenarnya, kafein memiliki paruh usia 8 sampai 10 jam (yang artinya setengah porsi kafein dari segelas kopi terakhir Anda masih akan tertinggal lagi dalam sistem tubuh hingga 8-10 jam setelahnya), sehingga dengan meminum terlalu banyak kopi akan secara tidak langsung menghambat waktu istiarahat Anda.

3. Terlalu gelisah di tengah malam

Jika Anda terbangun di tengah tidur merasa cemas dan dipenuhi oleh ratusan pikiran yang berjalan bolak-balik dalam bayangan Anda, lebih baik bangkit dari tempat tidur. Tapi, yang paling menentukan seberapa baiknya Anda beristirahat merupakan apa yang Anda lakukan setelahnya. Jauhi hal-hal yang dapat membangkitkan stimulasi tubuh, misalnya dengan memeriksa email atau nge-tweet mengeluhkan insomnia Anda..

4. Sibuk bermain gadget ketika sebelum tidur

Masih ingat tentang tips membuat satu rutinitas yang sederhana sebelum tidur? Nah, untuk tidur nyenyak yang Anda inginkan selama ini, janganlah masukkan bermain hape atau laptop ke dalam rutinitas tidur Anda. Memang nonton tv sebentar ketika sebelum tidur dinilai banyak membantu bagi sebagian orang, namun aktivitas yang melibatkan interaksi membalas email, atau main FB, nge-tweet, atau sekadar chatting sebelum tidur akan mencegah otak Anda untuk beristirahat dan dapat memicu gejala insomnia.

5. Kondisi kesehatan mental

Masalah kesehatan mental yang mendasari sering bisa mempengaruhi pada pola tidur seseorang, misalnya gangguan kecemasan klinis atau depresi yang bisa menyebabkan kekhawatiran dan kecemasan yang berlebih dengan konsisten mengganggu tidur Anda. Berita buruknya, jika Anda mengalami gangguan kecemasan, mengkhawatirkan pola tidur akan semakin menyulitkan Anda untuk tidur nyenyak.

Baca juga