Penyebab Tengkuk Sakit Setelah Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya

Rheumapas.com – Pernahkan Anda merasakan tengkuk sakit saat bangun tidur? Hal ini biasanya ditandai rasa sakit dan sulit menggerakkan leher, terutama ketika Anda mencoba memutar kepala ke samping kanan atau kiri. Tak jarang dapat disertai dengan rasa sakit kepala, nyeri pada leher, nyeri bahu atau nyeri lengan.

Seseorang bisa mengalami leher kaku saat bangun tidur pada pagi hari atau setelah melakukan aktivitas yang berat. Leher kaku atau sakit ketika digerakkan setelah bangun tidur ini dikenal dengan istilah ‘Bantalan’ atau ‘Tengeng en’ dalam masyarakat kita.

Penyebab tengkuk sakit setelah bangun tidur:

  1. Bentuk dan Posisi Bantal

Anda harus memperhatikan bentuk serta posisi bantal yang baik dan nyaman ketika tidur, hal ini penting agar Anda tak perlu merasakan leher kaku dan sakit ketika bangun tidur. Selain untuk kenyamanan tidur, fungsi utama bantal ialah untuk menjaga keseimbangan pada leher Anda.

  1. Posisi Tidur

Selain masalah pada bantal, posisi tidur juga berperan penting. Posisi tidur yang salah bisa menyebabkan leher kaku saat bangun tidur. Untuk menghindari hal ini pada umumnya dokter menyarankan untuk tidur menyamping (ke kanan atau ke kiri) dengan penopang yang nyaman. Tidur terlentang juga dapat menjadi alternatifnya.

  1. Ketegangan Otot

Tahukan Anda? jika Penyebab utama kenapa leher kaku dan sakit adalah karena ketegangan otot atau keseleo. Secara khusus, otot levator skapula yang berada pada sisi kanan kiri leher kita rentan cedera.

  1. Arthritis Leher

Arthritis leher atau yang juga dikenal dengan osteoarthritis serviks, adalah kondisi umum terkait usia yang mempengaruhi sendi dan juga bantalan tulang belakang di leher. Penyakit ini disebabkan karena keausan tulang rawan dan tulang yang ditemukan pada tulang belakang leher.

  1. Saraf Terjepit

Saraf terjepit terjadi ketika ada tekanan yang di alami saraf pada jaringan disekitarnya. Biasanya orang yang berusia lanjut lebih rawan dengan kondisi ini karena cakram tulang belakangnya sudah mulai menjadi lebih kaku.

Cara Mengatasi Leher Kaku Ketika bangun Tidur

  1. Istirahatkan Leher Anda

Istirahatakanlah leher Anda, terlebih ketika Anda terlalu lama bekerja atau berolahraga. Baringkan leher dan tubuh pada posisi yang nyaman, dan pastikan Anda memakai bantal yang baik yang bisa menjaga kepala dan leher agar selalu berada di posisi yang tepat.

  1. Regangkan Otot Leher

Anda bisa meregangkan otot leher Anda menggunakan handuk panas atau mandi dan berendam air hangat. Tahap-tahapnya sederhananya dengan cara berikut :

  • Balikkan kepala dengan perlahan ke kanan, lalu gunakan tangan kanan Anda untuk memberi sedikit tekanan di dagu Anda, lakukan dengan lembut dan bertahap. Tahan selama 15-20 detik lalu dengan perlahan gerakkan kembali kepala Anda ke titik awal. Ulangi pada sisi kiri.
  • Miringkan atau ayunkan kepala sampai dagu menyentuh dada, jika tidak bisa, cukup dorong sampai terasa sakit. Pastikan bahu Anda relaks ketika melakukannya. Tahan selama 15-20 detik, kemudian ulangi berulang.
  • Miringkan kepala Anda ke kanan sembari mencoba untuk meletakkan telinga kanan ke bahu kanan Anda. Jangan sampai bahu Anda terangkat, lakukan selama 20 detik, lalu ulangi lagi pada sisi lainnya.
  1. Pijat Leher Anda

Jika Anda terbangun dengan leher terasa kaku, memijat sendiri daerah yang sakit tersebut bisa menjadi solusi. Akan tetapi, lakukan dengan cara lembut dan berhentilah bila menambah rasa sakit.

  1. Pilih Bantal yang Baik

Gunakan bantal yang tidak terlalu tebal yang dapat menyesuaikan posisi tidur Anda. Jika Anda tidur miring, bantal akan tetap menjaga kepala dalam posisi horizontal. Jika Anda tidur dengan telentang, bantal tidak akan membuat kepala Anda berada pada posisi yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah.

  1. Pastikan Anda Menggunakan Kasur yang Masih Baik

Kasur yang sudah terlalu lama dan tua biasanya tidak memberikan dukungan leher dan tulang belakang Anda. Hal ini merupakan salah satu penyebab terjadinya leher kaku ketika bangun tidur.

  1. Hindari Tidur Telungkup

Tidur telungkup memiliki pengaruh yang besar pada kesehatan leher dan tulang belakang. Karena itu, cobalah untuk tidur menyamping atau telentang (disarankan agar menyamping ke kanan).

Terapkan pola hidup yang sehat, dan jaga pola tidur yang baik. Tidak dianjurkan tidur terlalu larut, disarankan juga untuk mencukupi kebutuhan tidur setidaknya 6-8 jam sehari. Perhatikan juga bentuk bantal serta kasur yang Anda gunakan untuk menopang kenyamanan ketika tidur.

Baca juga