penyebab sendi kaku

Kenali Penyebab Sendi Kaku Dan Nyeri

Kenali Penyebab Sendi Kaku Dan Nyeri

Nyeri sendi merupakan rasa sakit pada bagian penghubung tulang dengan tulang, yang menyebabkan pergerakan penderitanya menjadi terganggu. Nyeri sendi bisa berlangsung cukup singkat atau bisa juga lama. Tingkat keparahan rasa sakitnya juga bisa bervariasi, mulai dari ringan, hingga dengan berat.

Gejala  Sendi Kaku Dan Nyeri

Beberapa gejala yang biasanya menyertai nyeri sendi adalah:

  • Merah dan bengkak di daerah sendi.
  • Sensasi hangat saat disentuh.
  • Demam
  • Terasa Kaku

Segera konsultasikan dengan dokter bila mengalami kondisi-kondisi berupa sendi bengkak dan kaku secara tiba-tiba, sendi tidak bisa digerakkan, perubahan bentuk pada sendi, hingga rasa sakit pada sendi yang tidak tertahankan.

Penyebab Sendi Kaku

Nyeri sendi dapat disebabkan karena cedera pada bursa, ligamen, tulang rawan, tendon, danjuga tulang-tulang di area sekitar sendi.

Berdasarkan jumlah sendi yang terkena, nyeri sendi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu nyeri pada satu sendi dan juga nyeri pada beberapa sendi.

Berikut merupakan beberapa macam penyebab sendi kaku atau nyeri sendi:

  • Chondromalacia patellae atau kerusakan tulang rawan pada belakang tempurung lutut.
  • Haemarthrosis atau perdarahan dalam ruang sendi akibat tempurung lutut retak atau ligamen robek. Kondisi ini biasanya terjadi dengan orang yang sedang menjalani pengobatan dengan menggunakan warfarin, yaitu salah satu obat golongan antikoagulan.
  • Penyakit asam urat (gout)Penyakit asam urat bisa menyebabkan rasa sakit dengan berulang (kambuhan), terasa panas dan kemerahan pada kulit di sekitar sendi yang mengalami peradangan akibat kristal-kristal tajam.
  • Pseudogout. Kondisi ini hampir mirip seperti penyakit asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari pada penumpukan kalsium di sekitar sendi.
  • Traumatic synovitis atau peradangan pada jaringan yang telah melapisi sendi dan tendon karena cedera.
  • Penyakit Osgood-Schlatter. Kondisi ini ditandai dengan gejala bengkak dan terasa nyeri di benjolan tulang yang terletak tepat pada bawah tempurung lutut.
  • Patah tulang.
  • Septic arthritis.
  • Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang.
  • Infeksi.
  • Hemofilia.
  • Kanker.
  • Avascular necrosisKondisi yang ditandai dengan gejala kerusakan tulang akibat karena kurangnya pasokan darah.

Penyebab Sendi Kaku Atau Nyeri Sendi

  • Osteoarthritis pembengkakan jaringan pada jaringan sekitar sendi akibat kerusakan permukaan pelindung tulang.
  • Psoriatic arthritis. Psoriatic arthritis menyebabkan sendi nyeri, bengkak kaku, hingga meradang, dan ini biasanya dialami oleh satu dari lima orang penderita psoriasis.
  • Rheumatoid arthritis. Gejala sakit kondisi ini kerap hilang dan timbul lagi dan menyebabkan penderitanya lelah. Bagian sendi yang mengalami peradangan pada rheumatoid arthritis biasanya terjadi pada sendi jari-jari tangan, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki.
  • Peradangan pada jaringan ikat. Penyakit yang menyerang jaringan ikat, antara lain adalah skleroderma dan lupus.
  • Infeksi virus. Infeksi virus yang bisa menyebabkan radang sendi misalnya rubella dan hepatitis.
  • Arthritis. Beberapa jenis artritis yang jarang terjadi bisa juga menimbulkan nyeri pada beberapa sendi tubuh, misalnya seperti reactive arthritis, juvenile arthritis, dan anklyosing spondylitis.
  • Kanker
  • Peradangan pada pembuluh darah
  • Penyakit yang bisa menyebabkan radang pada pembuluh darah, misalnya Henoch-Schonlein purpura dan sindrom Behcet.
  • Sarkoidosis
  • Penyakit hypertrophic pulmonary osteoarthropathy
  • Obat-obatan. Obat-obatan yang bisa menyebabkan nyeri sendi antara lain hydralazine, isoniazid, dan kortikosteroid.

Pengobatan Nyeri Sendi

Jika gejala nyeri sendi masih tergolong cukup ringan, Anda bisa menanganinya di rumah dengan cara:

  • Beristirahat dengan cukup.
  • Mengompres bagian sendi yang sakit dengan menggunakan kantong es selama 15-20 menit.
  • Mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri yang ada di apotek, seperti ibuprofen atau bisa paracetamol.

Untuk mencegah rasa sakit bertambah semakin parah, hindarilah aktivitas fisik atau gerakan-gerakan yang melibatkan sendi-sendi yang terasa nyeri.

Baca juga

 

Tinggalkan Komentar