Rheumapas

Penyebab Rematik Dan Asam Urat Serta Penanganannya

Penyebab rematik dan asam urat memang tidak sama. Ada beberapa orang yang mengalami rematik saja, atau asam urat saja. Tentu, sangat menyiksa apabila seeorang menderita keduanya.  Pada dasarnya, kedua penyakit ini sama-sama menimbulkan nyeri pada tubuh, terutama persendian. Terkadang, banyak orang tidak dapat membedakan apakah mereka menderita asam urat atau rematik.

Ketahui Perbedaan Penyebab Rematik Dan Asam Urat

Rematik  adalahnyeri berdenyut secara kontinyu, terlebih suhu dingin dan lembab. Saat suhu dingin, penderita rematik biasanya menderita nyeri  hanya di persendian.  Penyebab rematik pada dasarnya adalah kurangnya tubuh manusia terpapar matahari, menurunnya imunitas dan juga faktor genetik.

Namun demikian, penyebab pasti dari mereka yang menderita rematik ini juga belum diketahui. Beberapa penderita rematik juga tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini. Beberapa dari mereka juga terbukti banyak terpapar matahari. Mayoritas masyarakat di Indonesia meyakini bahwa mereka yang gemar mandi dengan air dingin memiliki resiko menderita rematik.

Benarkah demikian? Banyak peneliti di negara-negara maju mendapatkan kesimpulan bahwa rematik lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Para wanita yang menderita rematik biasanya mengalami penurunan daya tahan tubuh, seiring dengan peningkatan usia. Kesimpulannya, mayoritas wanita dan pria di usia senja rentan dengan penyakit ini.

Penyebab rematik dan asam urat yang sama adalah pola makan yang salah. Memang, rematik tidak secara langsung muncul karena konsumsi makanan tertentu dalam jumlah besar. Tetapi, mereka yang tidak mengindahkan pola makan sehat beresiko menderita rematik karena penurunan daya tahan tubuh dan kerusakan dini jaringan dalam tubuh.

Perlukah Menghindari  Makanan Secara Berlebih?

Kerusakan pada  ginjal yang dapat menyebabkan retensi asam urat memang banyak dipengaruhi oleh makanan. Tetapi, mereka yang juga terpapar obat-obatan , terutama yang mengandung imunosupresan dan diuretik juga rentan menderita aam urat. Selain itu, diabetes yang tidak terkontrol dan tekanan darah tinggi juga dapat menurunkan fungsi ginjal. Obesitas juga dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya kerusakan pada ginjal.

Penderita asam urat sering mengaitkan penyakit yang mereka rasakan adalah karena makanan berlemak. Pola makan yang tidak sehat memang memicu ketidakmampuan hati untuk  menyaring makanan yang masuk ke dalam tubuh. Asam urat muncul karena tubuh tidak mampu mendaur ulang asam amino.  Jika asam urat dalam tubuh terproduksi secara berlebih, maka terjadi pengkristalan pada sendi ibu jari kaki.

Sendi ini paling mudah terserang pada penderita asam urat karena sendi tersebut menerima tekanan  tertinggi saat berjalan atau berlari. Pergelangan kaki, dan lutut juga sendi  siku juga  dapat menjadi tempat penumpukan kristal asam urat jika sudah akut.  Bahkanjari tangan dan pergelangan tangan juga dapat terpapar.

Makanan yang harus dihindari untuk mengurangi resiko asam urat adalah:

  • Daging merah seperti sapi, babi dan domba
  • Semua jenis seafood.
  • Sayur tinggi purin seperti bayam, asparagus.
  • Minuman beralkohol.
  • Vitamin C dosis tinggi
  • Minuman dengan pemanis buatan.
  • Kopi

Pola Hidup Sehat

Pola hidup sehat dapat menghilangkan mengurangi penyebab rematik dan asam urat secara signifikan. Memang, rasa nyeri membuat penderita asam urat atau rematik enggan berolahraga. Padahal, olahraga dapat meningkatkan fleksibilitas, dan menguatkan otot serta sendi. Terlebih, kans untuk menderita keropos tulang juga lebih besar bagi mereka yang malas berolahraga.

Olahraga paling tepat adalah berenang dan kardiovaskular. Bagi mereka yang sudah lanjut usia, berjalan kaki adalah cara paling efektif. Dengan berjalan kaki, sendi-sendi menjadi lebih fleksibel. Peredaran darah yang lancar juga dapat mengurangi pembentukan kristal pada sendi kaki dan tangan.

Penyebab rematik dan asam uratmemang berbeda tetapi nyeri yang dirasakan sama. Penyakit ini menimbulkan rasa nyeri pada persendian.  Mereka yang menderita nyeri pada sendi sering bingung, apakah mereka menderita asam urat atau rematik. Tak jarang, banyak orang mengkonsumsi obat yang salah.

Banyak obat yang beredar di pasaran, dimana obat-obatan tersebut biasanya dikonsumsi oleh mereka yang tidak ingin mengantri di dokter.   Hal ini tentu berbahaya, karena obat tersebut mengandung bahan-bahan kimia yang justru dapat memperparah kerusakan ginjal.

Konsumsi Rheumapas Untuk Pengobatan Aman

Rheumapas dapat menjadi solusi terbaik bagi mereka yang ingin menghilangkan nyeri sendi secara ampuh. Tanpa harus mencari penyebab rematik dan asam urat  secara pasti mereka dapat dengan aman mengkonsumsi Rheumapas. Kandungan herbal yang dimiliki adalah ekstrak temulawak dan sambiloto, yang sudah terkenal dalam mengatasi segala jenis nyeri sendi.  Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul.

PT Tiga Puspa hadir dengan inovasi terbaiknya untuk pengobatan herbal.  Bagi mereka yang belum mengetahui penyebab rematik dan asam urat, mereka tidak perlu ragu dalam mengkonsumsi Rheumapas. Obat ini tidak menimbulkan efek samping, dan dapat menyembuhkan nyeri sendi dengan penggunaan sesuai dosis.

Tinggalkan Komentar