Temukan Penyebab Dari Kaki Bau Busuk

Rheumapas.com – Bau kaki bisa menimbulkan gangguan bau busuk/ yang tidak sedap, sekaligus menurunkan tingkat kepercayaan diri. Bagi Anda yang memiliki masalah ini, penting untuk Anda mengetahui penyebab dari bau kaki.

Cara menghilangkan bau pada kaki sebetulnya tidak sulit. Yang penting perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan kaki dengan baik. Selain itu, pastikan pula jika Anda rutin menjaga kebersihan alas kaki. Dengan mengetahui apa saja yang menjadi penyebab timbulnya bau kaki, akan membantu Anda untuk dapat menghilangkan bau pada kaki.

Penyebab Bau Kaki

Bau kaki seringkali dipicu oleh kondisi kaki yang lembap dan juga keringat berlebih pada kaki. Pada dasarnya, kelenjar keringat bertugas untuk menjaga kelembapan kulit dan mengatur suhu tubuh ketika cuaca panas maupun ketika sedang berolahraga. Kelenjar keringat yang ada pada kaki lebih banyak dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya, dan keringat pada kaki akan menjadi lebih banyak dari seharusnya jika Anda sedang stres, mengalami hiperhidrosis (keringat berlebih), atau memakai sepatu selama satu hari penuh.

Selain itu, beberapa kondisi juga bisa menyebabkan bau pada kaki, seperti:

  • Kurang menjaga kebersihan
  • Keringat pada kaki yang menempel di sepatu hingga membuat sepatu ikut menimbulkan bau. Kaki akan menjadi makin bau jika menggunakan sepatu yang sama setiap hari.
  • Perubahan hormon, seperti pada remaja maupun ibu hamil, yang dapat menyebabkan keringat berlebih pada kaki.
  • Infeksi jamur, yang akan membuat kaki menjadi berbau busuk.

Seringkali kita tidak menghiraukan atau bahkan tidak menyadari bahwa ada banyak hal yang memengaruhi timbulnya bau kaki. Hal-hal tersebut bisa Anda hindari demi mendapatkan kaki bebas dari bau.

Langkah Menghilangkan Bau Kaki

Apabila Anda memiliki masalah kaki menjadi, berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untu usaha menghilangkan bau kaki, di antaranya adalah:

  • Cuci kaki tiap hari dan keringkan hingga ke sela-sela jari.
  • Selain mencuci kaki, disarankan untuk  merendam kaki ke dalam air garam atau air dengana campuran cuka, selama 10- 20 menit. Air garam dan cuka mampu menghalau bakteri yang menyebabkan bau kaki.
  • Jaga kebersihan kuku dengan baik, antara lain dengan rutin untuk memotong kuku kaki.
  • Gunakan sepatu dari bahan kanvas atau kulit, karena lebih memungkinkan kaki untuk bernapas daripada sepatu berbahan plastik.
  • Jangan menggunakan sepatu yang sama setiap hari berturut-turut. Sepatu juga perlu dicuci secara rutin.
  • Simpan sepatu pada tempat yang kering dan terang, agar bakteri tidak tumbuh dengan subur.
  • Gunakan kaus kaki yang bersih tiap hari. Apabila cuaca sedang panas atau sedang berolahraga, disarankan untuk lebih sering mengganti kaus kaki. Hal ini dikarenakan kaki lebih mudah untuk berkeringat.
  • Pilihlah kaus kaki yang terbuat dari bahan katun dan wol, dibandingkan bahan sintetis seperti Tersedia jenis kaus kaki olahraga dengan lubang-lubang ventilasi yang dapat membantu menjaga kaki agar tetap kering.

Jika cara menghilangkan bau kaki seperti di atas belum berhasil menghilangkan dan bau kaki tetap mengganggu, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Apalagi jika  mengalami keringat berlebih. Dokter mungkin akan meresepkan antiperspiran yang kuat dan merekomendasikan terapi iontophoresis. Terapi tersebut menggunakan listrik ringan yang dialirkan ke air untuk mengurangi keringat yang berlebih pada kaki.

Baca juga