Rheumapas

penyebab betis kecil

Penyebab Betis Kecil, Kelebihan, dan Kekurangannya

Penyebab Betis Kecil, Kelebihan, dan Kekurangannya

Rheumapas.com – Kalau Anda mengamati betis para pemain sepak bola atau atlet lari, kemungkinan besar ototnya akan tampak besar. Proporsi otot di betis dan paha sempurna sehingga jika dilihat tidak terasa aneh. Sayangnya, tidak semua orang bisa memiliki betis besar. Ada kalanya seseorang memiliki tubuh yang besar dan juga berotot, tapi kakinya sangat kecil. Kira-kira apa saja pemicunya?

Penyebab betis kecil

Ada beberapa penyebab dari seseorang memiliki betis yang kecil. Secara umum, penyebab dari gangguan seperti ini tidak berbahaya dan bisa sedikit disiasati. Berikut merupakan penyebab betis kecil selengkapnya.

  1. Genetik

Meski belum ada bukti yang cukup kuat, seseorang yang memiliki betis besar biasanya memiliki saudara yang juga memiliki betis besar juga. Meski ada yang tidak mengalaminya juga, secara umum genetik dapat berperan besar pada jumlah dan besar otot pada tubuh.

  1. Usia

Seiring bertambahnya usia tubuh, otot juga maka akan menurun dengan sendirinya. Secara umum, seorang pria dengan usia 50 tahun, otot pada tubuhnya akan menurun hingga 1 sampai 2 persen setiap tahunnya. Penurunan ini terjadi pada semua tempat termasuk di betis yang banyak berisi otot yang lean atau tanpa lemak.

  1. Berat badan yang rendah

Kaki menjadi tumpuan untuk bagian tubuh yang berada di atasnya. Kalau bagian kaki tidak kuat, maka kemungkinan besar, kaki juga tidak akan kuat. Nah, karena betis berada pada bagian bawah, tumpuan akan terasa sangat intens di sana. Kalau tubuh kita terlalu ringan, maka tekanan di betis akan rendah dan tidak ada perkembangan otot di sana.

  1. Jarang olahraga kaki

Tidak bisa dipungkiri lagi kalau olahraga di lakukan bisa memengaruhi perkembangan otot yang sedang dimiliki. Kalau ingin memperbesar otot area dada, seseorang harus melatih dada dengan cara melakukan push-up atau bench press sesuai kemampuan masing-masing.

Kelebihan betis kecil

Meski betis kecil seringkali dianggap tidak normal dan nilai estetikanya rendah, ternyata ada juga beberapa kelebihan dari betis kecil yang didapatkan banyak orang. Berikut beberapa kelebihan betis kecil:

  1. Kemampuan lari jarak jauh yang baik

Kemampuan lari jarak jauh pada mereka yang memiliki betis kecil  akan lebih baik dari mereka yang betisnya besar. Kemungkinan besar otot yang terlalu besar serta akan berat. Meski demikian kita tidak bisa langsung dapat menyimpulkannya begitu saja. Saat lari jarak jauh atau maraton ada banyak sekali faktor yang memengaruhi mulai dari jarak, cuaca, serta kondisi fisik seseorang.

Kekurangan betis kecil

Ada kelebihan, tentu saja juga ada kekurangan. Berikut merupakan beberapa kekurangan memiliki betis kaki yang kecil.

  1. Mengurangi kekuatan kaki

Lari jarak jauh mungkin juga cocok untuk mereka yang memiliki betis kecil. Namun, kalau Anda memiliki betis besar, lari cepat jarak pendek atau sprinter juga sangat dianjurkan. Kalau Anda ingin lari jarak pendek, hal yang harus dilakukan ialah menambah tenaga di kaki.

Tenaga di kaki dapat meningkat dengan baik kalau Anda memiliki otot yang kuat. Otot ini menyebar mulai dari otot kaki hingga bagian atas hingga ke bagian betis.

  1. Risiko jatuh atau cedera tinggi

Otot betis yang kecil akan membuat keseimbangan tubuh jadi tidak baik. Kemungkinan mengalami jatuh ketika berjalan atau olahraga cukup besar. Itulah kenapa latihan pada kaki sangat penting dilakukan secara rutin agar otot tetap terjaga dan juga  bisa tumbuh dengan sempurna.

Baca juga

 

Tinggalkan Komentar