Rheumapas

olahraga untuk penyakit rematik

7 Pilihan Olahraga Untuk Penderita Penyakit Rematik

Apa itu Rematik ?

Rematik merupakan penyakit yang menimbulkan rasa sakit karena otot persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan. Rematik terdiri atas berbagai jenis dan juga juga menjangkiti persendian bagian tubuh mana pun.

Olahraga bisa membantu meringankan berbagai penyakit, termasuk rematik. Bagi pasien rematik, olahraga dapat menjadi sangat bermanfaat untuk menghilangkan rasa sakit dan sendi kaku. Pasien rematik yang berolahraga mungkin lebih mengalami sedikit rasa sakit daripada pasien yang tidak. Olahraga bisa mengurangi nyeri rematik, juga memperbaiki fungsi sendi dan kelenturan, serta meningkatkan rentang gerak.

Pilihan olahraga untuk penyakit rematik

Ada beberapa latihan yang bisa membantu mengurngi nyeri rematik atau mengurangi gejala lain yang bisa menyababkan rematik. Namun, sebelum Anda memulai program latihan, selalu diskusikan terlebih dulu dengan dokter. Untuk menyesuaikan kemampuan dan keterbatasan gerak Anda.

Berikut merupakan pilihan olahraga untuk penyakit rematik :

1. Peregangan

Peregangan bisa membantu untuk meningkatkan fleksibilitas, serta dapat mengurangi kekakuan, dan meningkatkan rentang gerak. Lakukan perenggangan pada setiap hari, di pagi hari bisa membantu Anda untuk meredakan gejala rematik.

Gerakan peregangan yang ideal akan berbeda pada setiap orang dan akan tergantung kepada sendi mana yang terkena, serta gejala apa yang terjadi.

Berikut beberapa tips peregangan untuk pasien rematik.

  • Pemanasan dengan berjalan ditempat atau memompa lengan sambil duduk atau bisa juga sambil berdiri selama 3-5 menit.
  • Tahan setiap gerakan kurang lebih selama 10-20 detik.
  • Ulangi setiap gerakan sebanyak 2 hingga 3 kali, Anda bisa menggunakan bantuan tali yoga untuk mempertahankan gerakan peregangan.

2. Jalan kaki

Jalan kaki merupakan bentuk latihan yang berdampak rendah (low-impact) tapi juga bisa membantu kesehatan jantung, sendi, dan suasana hati.

Penting agar menggunakan sepatu yang tepat dan tetap menjaga keseimbangan cairan tubuh. Jalan kaki santai bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri rematik. Jika memungkinkan, Anda boleh tingkatkan kecepatan jalan Anda.

3. Tai chi atau yoga

Baik tai chi dan yoga menggabungkan pernapasan dalam, pose lembut,gerakan mengalir,  dan meditasi. Olahraga ini dapat meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, serta rentang gerak sekaligus mengurangi stres.

Apalagi saat ini sudah banyak kelas yoga ataupun tai chi khusus bagi para pasien rematik. Gerakannya pun telah disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

4. Olahraga air

Air membantu mendukung berat badan, yang berarti bahwa dengan olahraga air tidak terlalu berdampak pada sendi.

Berenang, aerobik air, dan olahraga air ringan lainnya bisa meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, rentang gerak dan pengondisian aerobik. Olahraga ini juga bisa mengurangi stres dan kekakuan sendi.

5. Bersepeda

Bersepeda bisa melatih gerakan sendi Anda dan dapat meningkatkan kebugaran jantung serta pembuluh darah. Karena rematik mampu meningkatkan risisko penyakit jantung, penting dalam menjaga jantung Anda tetap sehat.

Selain itu, bersepeda juga bisa mengurangi nyeri rematik, meningkatkan ruang gerak dan kekuatan kaki, serta dapat membangun daya tahan tubuh.

6. Latihan kekuatan

Memperkuat otot-otot di area sekitar sendi yang terkena bisa membantu meningkatkan kekuatan sambil mengurangi nyeri rematik dan gejala rematik yang lainnya.

Menggunakan resistance band merupakan  salah satu cara terbaik dalam memperkuat tubuh dan membangun otot. Biasanya latihan ini dilakukan dengan seorang ahli terapi fisik, agar Anda bisa diberikan bimbingan latihan sesuai dengan kondisi rematik Anda.

7. Latihan tangan

Rematik bisa menyebabkan keterbatasan gerakan pada tangan Anda. Menekuk pergelangan tangan ke arah atas dan juga ke bawah, perlahan-lahan kepalkan jari Anda, lalu lebarkan jari jari Anda, atau bisa menekan bola kenyal juga dapat membantu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas di tangan.

Baca juga

Tinggalkan Komentar