RHEUMAPAS merupakan obat sakit radang sendi herbal yang terbukti secara klinis dapat menyembuhkan penyakit sendi & asam urat serta rematik menyeluruh.

Rheumaas – Menginjak usia 30 tahun,  setiap orang secara alamiahnya akan mengalami apa yang disebut dengan penurunan hormon dan massa otot. Kondisi tersebut pada umumnya secara tidak langsung dapat memengaruhi berkurangnya stabilisasi pada sendi lutut.

Masalah gangguan sendi memang cukup rentan dialami oleh hampir semua orang seiring bertambahnya usia. Baik pria ataupun wanita mempunyai risiko yang sama mengalami hal ini. Menurut praktisi kesehatan yang juga meruapakan coorporate health trainer yaitu dr. Phaidon Lumban Toruan, penurunan hormon khususnya pada hormon pertumbuhan (growth hormone/GH) akan berdampak pada terganggunya fungsi dan  kerja dari otot-otot paha depan, belakang dan betis. “Karena yang menjaga stabilisasi sendi pada lutut itu otot. Kalau masa otot berkurang, stabilisasinya juga berkurang. Ketika stabilisasi berkurang, maka beban di sendi lutut menjadi sangat banyak,” ungkap Phaidon di workshop Anti Aging Lifestyle.

Penurunan hormon pertumbuhan juga akan memengaruhi kemampuan sendi dalam melakukan pemulihan (recovery). Pasalnya, lanjut Phaidon, yang bertugas melakukan regenerasi adalah insulin like growth factors (IGF’s) – yang merupakan hasil stimulasi dari GH.   Phaidon menuturkan, penuaan merupakan sesuatu yang sangat lazim dan akan dihadapi semua orang. Tetapi permasalahannya adalah kebanyakan orang tidak tahu bahwa sendi harus dipelihara karena sendi juga bisa mengalami penuaan.  Kerusakan pada sendi, meski jarang menimbulkan kematian, namun penderitanya juga akan mengalami gangguan kebebasan bergerak, kesehatan juga kebugaran seumur hidup.

Dengan demikian haruslah kekuatan pada sendi lututnya untuk terpelihara. Berikut ini adalah 3 (tiga) jenis latihan yang mudah dan sederhana untuk menjaga serta merawat agar sendi pada lutut agar tetap dalam kondisi sehat :

  1. Squat

Squat (jongkok-berdiri) marupakan salah satu jenis latihan kekuatan yang bertujuan mengasah otot-otot terutama paha, pinggul dan bokong, juga paha belakang, serta memperkuat tulang. Gerakan squat adalah jenis latihan yang melibatkan paling banyak otot didalam pelaksanaannya, dan memicu untuk pengeluaran hormon pertumbuhan terbanyak dibandingkan latihan beban yang lainnya. Sehingga dianjurkan untuk melakukannya dengan rutin jika ingin menambah masa otot pada tubuh.

  1. Leg curl

Gerakan Leg Curl adalah latihan isolasi yang bertujuan untuk melatih otot paha belakang (hamstring). Latihannya juga dapat bervariasi antara posisi telungkup atau berbaring maupun juga dengan cara berdiri.

  1. Calves raise

Ini merupakan gerakan yang bertujuan untuk melatih otot betis. Dan untuk melakukannya,  Anda cukup berdiri dengan kaki yang dibuka selebar pinggul. Jika butuh untuk penyeimbang, gunakan kursi atau bsia bersandar pada tembok. Secara perlahan jinjit pada ujung kaki sambil mempertahankan torso dan kaki agar tetap lurus. Tahan dan lalu turunkan kembali. Dan lakukan terus secara berulang   Suplemen alami Selain ketiga gerakan yang ada di atas, Phaidon menambahkan, untuk membantu pembentukan sel-sel sendi yang sehat serta dapat pula didukung dengan konsumsi suplemen yang berasal dari Omega 3 da juga vitamin C. “Kalau pun harus pakai suplemen dianjurkan mengonsumsi natural suplement (dibuat secara alami) bukan yang sintetis,” sarannya. Hingga saat ini, belum ada obat ataupun tindakan yang dapat menyembuhan radang sendi pada lutut.

Konsultasi Via Whatsapp

 Order Via Shopee

 Order Via Tokopedia