Rheumapas – Rematik atau rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang terjadi pada saat sistem kekebalan tubuh justru balik menyerang pada persendian yang sehat. Akibatnya, persendian jadi terasa nyeri, membengkak, hingga kaku. Ada berbagai cara mengobati rematik di dokter yang pada biasanya dijadikan pilihan untuk mengendalikan gejalanya.

Apakah rematik bisa disembuhkan?

Hingga pada saat ini belum ditemukan obat yang mujarab yang dapat menyembuhkan rematik secara total. Namun, pengobatan yang dilakukan dapat mengatasi hal-hal seperti:

  • Mengurangi gejala dan juga komplikasi jangka panjang, seperti nyeri hingga pembengkakan sendi.
  • Membantu meredakan peradangan sendi.
  • Meminimalisasi kerusakan pada sendi dan organ.
  • Meningkatkan fungsi gerak pada persendian, yang juga akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup.

Baca juga : Ciri-ciri terkenaRematik

Baca juga : Kenali Perbedaan Rematik dan Asam Urat

Berbagai cara mengobati rematik di dokter

Ada banyak pengobatan alternatif yang diklaim dapat mengobati gejala rematik secara alami. Namun, efektivitas suplemen dan obat herbal untuk rematik  juga belum mampu buktikan secara medis. Obat-obatan, terapi fisik, dan juga operasi adalah cara yang sudah terbukti ampuh dalam mengobati rematik.

Pengobatan rematik akan lebih mudah dilakukan jika kondisinya belum parah atau menyebar secara luas.

  • Obat rematik

Cara mengobati rematik yang pertama adalah dengan mengonsumsi obat-obatan. Jenis obat yang direkomendasikan dokter tergantung dari pada tingkat keparahan gejala dan berapa lama  menderita penyakit ini. Adapun jenis obat yang diresepkan meliputi :

  • Pereda nyeri NSAID (Obat antiinflamasi nonsteroid),

    contohnya seperti ibuprofen atau naproxen bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan akibat rematik. NSAID yang lebih kuat juga biasanya tersedia dengan resep dari dokter. Obat ini memiliki efek samping yaitu telinga berdenging, iritasi perut, masalah jantung, hingga kerusakan hati dan ginjal.

  • Steroid

    Obat kortikosteroid seperti prednison dapat mengurangi peradangan dan nyeri serta memperlambat kerusakan pada sendi. Efek samping dari obat-obatan steroid ini berisiko  penipisan tulang, penambahan berat badan, hingga diabetes. Dokter umumnya meresepkan obat ini untuk meredakan gejala rematik yang sudah akut.

  • Disease-modifying antirheumatic drugs (DMARD)

    Obat ini dapat bekerja untuk memperlambat perkembangan penyakit rematik, membantu menyelamatkan sendi dan jaringan lainnya dari kerusakan permanen.

  • Biologic agents

    dikenal sebagai obat pengubah respons biologis atau DMRAD biologis. Prosedur ini menggunakan protein rekayasa genetika yang merupakan berasal dari gen manusia. Cara ini telah terbukti untuk membantu memperlambat perkembangan rheumatoid arthritis saat pengobatan lain gagal. Abatacept (Orencia), adalimumab (Humira), anakinra (Kineret), tofacitinib (Xeljanz ), etanercept (Enbrel), certolizumab (Cimzia), golimumab (Simponi), tocilizumab (Actemra) dan , infliximab (Remicade), termasuk ke dalam jenis obat ini. Obat sejenis ini paling efektif jika dipasangkan dengan DMRAD nonbiologis seperti methotrexate. Cara kerjanya adalah dengan menargetkan bagian dari sistem imun yang dapat memicu peradangan pada sendi dan jaringan lainnya. Namun, obat jenis ini juga bisa menambah risiko untuk infeksi.

Terapi fisik

Terapi fisik juga dapat menjadi salah satu metode pengobatan yang tepat. Melalui terapi, Anda akan diajari latihan bagaimana untuk menjaga sendi tetap fleksibel. Biasanya, terapis juga akan menyarankan untuk melakukan tugas sehari-hari yang cukup ringan bertujuan untuk membantu melemaskan persendian Anda yang kaku. Selain itu, terapis juga akan menganjurkan Anda untuk melakukan olahraga secara ringan.

Operasi

Jika obat dan terapi fisik gagal untuk mencegah atau memperlambat kerusakan sendi, kemungkinan besar dokter menyarankan pembedahan sebagai cara mengobati rematik. Pembedahan ditujukan untuk memperbaiki sendi rusak sehingga Anda dapat kembali menggunakan persendian yang sakit seperti pada sedia kala. Prosedur ini juga mampu mengurasi rasa sakit hingga memperbaiki kelainan bentuk pada bagian tubuh tertentu seperti jari bengkok akibat peradangan yang ditimbulkan.

Operasi radang sendi pada rematik juga biasanya melibatkan lebih dari satu prosedur. Adapun prosedur pembedahan yang biasanya dilakukan yaitu:

  • Synovectomy

    Pembedahan bertujuan untuk menghilangkam sinovium ( lapisan sendi) yang meradang. Prosedur ini dilakukan pada lutut, siku, pergelangan tangan, jari-jari, dan juga pinggul.

  • Perbaikan tendon

    Peradangan dan kerusakan sendi dapat menyebabkan tendon pada sekitar sendi yang putus atau menjadi kendur. Melalui prosedur ini dokter akan memperbaiki tendon yang rusak di sekitar sendi Anda.

  • Penggantian sendi total

    Prosedur ini dilakukan bertujuan untuk menghilangkan bagian sendi yang rusak dan menggantinya dengan prostesis yang terbuat dari logam dan plastik.

  • Penggabungan sendi

    Prosedur ini dilakukan sebagai untuk menghilangkan rasa sakit dan menstabilkan kembali sendi yang telah rusak. Cara ini dilakukan jika penggantian sendi total tidak memungkinkan jika dilakukan.

Cara mengobati rematik melalui konsumsi obat ataupun pembedahan semuanya memiliki risiko tersendiri yang dapat berdampak pada tubuh. Konsultasikan dengan dokter ahli untuk menentukan pengobatan yang terbaik untuk kondisi Anda.

Baca juga : Obat rematik Alami 100% HerBa l(tanpa efek samping)