Rheumapas

sakit pada anak

Growing Pain, Sakit Kaki Pada Anak

Growing Pain, Sakit Kaki Pada Anak

Anak Anda sering mengeluh pegal di kaki pada malam hari? Jika ya, bisa jadi ia mengalami growing pain.Growing pain adalah timbulnya rasa nyeri, kram dan terkadang dan juga berdenyut yang dirasakan pada tungkai bawah. Meski disebut sebagai ‘growing pain’ penyakit yang satu ini sama sekali tidak berhubungan dengan pertumbuhan anak.

Dikutip dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penyebab dari growing pain sendiri sebenarnya belum diketahui secara pasti. Meski demikian, penyakit ini diduga disebabkan karena akibat aktivitas fisik secara berlebihan dari otot-otot tungkai bawah. Aktivitas-aktivitas ini meliputi berlari, memanjat hingga  melompat.

Growing Pain

Growing pain sendiri sering ditemukan pada anak pada usia prasekolah dan usia sekolah. Menurut sebuah penelitian, anak perempuan ternyata cenderung akan berisiko mengalami growing pain jika dibandingkan pada anak laki-laki.

Penyakit ini biasanya menyerang pada kedua tungkai bawah, terutama di paha bagian depan, betis dan belakang lutut, terjadi di malam hari dan bisa  membangunkan anak dari tidurnya. Bahkan dalam beberapa kasus, terkadang anak yang sedang menderita growing pain bisa juga merasa nyeri di bagian kepala dan perut.

Meski mungkin juga tidak sering terjadi, gejala-gejala growing pain tersebut akan hilang dan timbul dengan sendirinya sampai dengan pada akhirnya akan menghilang sendiri.

Untuk menyembuhkan growing pain sendiri sebenarnya tidak perlu terapi khusus. Gejala-gejala tersebut biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu satu hingga sampai dua tahun. Jika tidak menghilang secara komplet dalam waktu satu tahun, keluhan biasanya akan dirasakan makin berkurang sehingga anak tidak akan lagi merasakan nyeri.

Cara Mengatasi Sakit Kaki Pada Anak

Namun ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam mengurangi rasa sakit dari growing pain seperti: memijat otot-otot pada tungkai bawah, mengompres hangat di daerah yang nyeri atau mandi air hangat sebelum pergi untuk tidur, dan latihan relaksasi otot-otot pada pagi hari untuk mencegah dari keluhan nyeri di malam harinya.

Meski tidak berbahaya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter jika merasa khawatir dengan nyeri tungkai pada anak.

Baca juga

 

Tinggalkan Komentar