Rheumapas.com – Ada banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar penyakit rematik. Meski tidak benar, banyak orang telah mempercayainya. Berikut merupakan mitos-mitos yang sebaiknya Anda hapus dari keyakinan Anda mulai dari sekarang juga.

Sering mandi pada malam hari memicu rematik di masa tua

Belum ada bukti yang bisa menguatkan bahwa mandi pada malam menyebabkan rematik. Mandi malam ataupun mandi air dingin tidak akan memicu rematik. Namun, bagi pengidap rematik, mandi air dingin dapat membuat otot kaku dan sendi menjadi tertekan, sehingga akan menimbulkan rasa sakit.

Kangkung penyebab rematik

Tidak ada hasil dari penelitian yang menghubungkan sayur bayam dan juga kangkung dengan risiko rematik. Meskipun demikian, jika penderita rematik, tentu harus menghindari makanan yang bisa memicu kekambuhan, yaitu makanan tinggi akan purin seperti jeroan, seafood, dan juga alkohol.

Penyebabnya asam urat

Hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya juga tinggi. Banyak orang dengan kadar asam urat tinggi tetapi justru tidak mengalami rematik. Asam urat tinggi pada darah belum tentu penyebab rematik. Rematik akan terjadi apabila asam urat terkumpul dalam sendi hingga membentuk endapan kristal monosodium urat.

Obat Rematik Herbal Paling Ampuh

Obat rematik alami buah

Rematik mengincar lansia

Rematik menyerang pada semua orang, tua ataupun muda, pria maupun wanita, tergantung jenisnya. Osteoartritis umumnya menyerang pada orang berusia di atas 45 tahun. Penyakit lupus eritematosus terutama biasa menyerang wanita usia produktif. Pria lebih mudah bisa juga terserang asam urat.

Penyakit keturunan

Rematik tidak selalu bisa diturunkan secara langsung dari orangtua ke anak. Meski begitu, ada kecenderungan keluarga merupakan faktor risiko rematik seperti pada RA, lupus eritematosus sistemik, dan juga gout.

Sakit tulang malam sama dengan rematik

Gejala yang umum sering terjadi pada pengidap rematik adalah pegal-pegal dan juga peradangan pada sendi (merah, bengkak, dan nyeri hingga terasa panas, sulit digerakkan). Gejala ini bisa menyerang Anda kapan saja

Baca juga