Rheumapas

Mitos atau Fakta, Mandi Malam Penyebab Rematik

Apakah Anda termasuk orang yang sering mandi di malam hari? Bagi mereka yang baru menyelesaikan aktivitas menjelang malam, tentunya mandi di malam hari akan sangat menyegarkan untuk melepas penat setelah bekerja seharian. Namun, pernahkah Anda mendengar pernyataan bahwa mandi malam dapat menyebabkan penyakit rematik maupun memperparah gejalanya? Lantas, apakah mandi malam penyebab rematik? Untuk mengetahui kebenarannya, simak ulasan berikut.

Mengenal Penyakit Rematik

Sebelum mengetahui apakah benar mandi malam dapat menyebabkan rematik, alangkah baiknya jika Anda sendiri mengenal lebiih dalam mengenai penyakit rematik itu sendiri.

Dalam dunia medis, rematik juga dikenal dengan istilah rheumatoid arthritis, yaitu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh keliru dan pada akhirnya menyerang jaringan-jaringan yang ada pada sendi. Penyakit ini menyebabkan sendi mengalami peradangan dan menimbulkan beberapa gejala, yang di antaranya adalah :

  • Sendi bengkak akibat penumpukan cairan pelumas sendi.
  • Sendi menjadi kaku, terutama di pagi hari atau ketika tidak digerakkan dalam waktu yang cukup lama.
  • Bagian sendi merah, terasa panas dan sangat nyeri akibat adanya peradangan yang aktif.

Jika penyakit autoimun ini dibiarkan secara terus menerus tanpa dicegah dan diobati, maka dapat menyebabkan kerusakan dan perubahan bentuk permanen pada sendi. Jika hal tersenut terjadi, tentunya dapat membuat pergerakan sendi menjadi terbatas. Bahkan, kondisi dapat membuat sendi kehilangan fungsinya.

Selain berdampak pada sendi, rematik juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti nyeri otot, kelelahan, nafsu makan berkurang, hingga demam.

Seseorang dengan gejala rematik umumnya melakukan pemeriksaan dengan berbagai metode ini, yaitu :

  • X-ray untuk melihat kondisi sendi dan tulang.
  • Tes darah untuk melihat apakah benar tubuh sedang mengalami peradanan, dan untuk memeriksa keberadaan faktor rematik yang muncul pada pasien.
  • Ultrasound untuk melihat bagian dalam sendi.
  • MRI scan untuk memeriksa sendi lebih jauh lagi dengan gambaran yang lebih detail.

Perlu Anda ketahui, bahwa bagian tubuh yang sering mengalami peradangan akibat penyakit rematik antara lain adalah lutut, kaki dan juga tangan. Meski demikian, rematik juga dapat menyerang bagian organ lain seperti paru-paru, kuli, hingga pembuluh darah. Namun rematik pada organ-organ tersebut cenderung sangat jarang ditemukan.

Penyakit rematik tidak bisa dianggap remeh. Sebab, meski gejala yang timbul tidak terlalu berat namun jika dibiarkan terus-menerus dapat memicu penyakit lainnya yang lebih berbahaya bagi kesehatan.

Benarkah mandi malam penyebab rematik?

Pernyataan mengenai mandi malam penyebab rematik makin berhembus kencang, dan tidak sedikit orang yang mempercayainya. Sementara itu, ahli kesehatan menjelaskan bahwa udara dingin dan air dingin merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rematik kambuh. Maka dari itu, penderita rematik sebaiknya menghindari mandi air dingin di malam hari. Sedangkan, mandi dengan air hangat di malam hari masih diperbolehkan bagi penderita rematik.

Perlu Anda ketahui bahwa suhu dingin dapat menyebabkan kapsul pada sendi mengkerut, sehingga dapat menyebabkan munculnya rasa nyeri pada pengidap rematik. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa pernyataan bahwa penderita rematik tidak boleh mandi malam tidak sepenuhnya benar, sebab nyatanya penderita rematik masih diperbolehkan mandi malam, namun sebaiknya gunakan air hangat daripada air dingin.

Cara Mencegah dan Mengatasi Penyakit Rematik

Terlepas dari mandi malam penyebab rematik, tentunya Anda telah memahami bahwa rematik tidak dapat dibiarkan begitu saja, sebab dapat menyebabkan erosi tulang, sehingga mengakibatkan kerusakan total pada sendi dan juga menghancurkan jaringan persendian. Melakuka pencegahan terhadap rematik tentunya sangat dianjurkan agar tubuh kita terhindar dari masalah kesehatan yang menyerang sendi ini. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan rematik yang bisa dilakukan dengan mudah.

1. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup tentunya sangat penting bagi setiap orang, terutama penderita rematik. Tidur cukup sangat disarankan untuk pencegahan rematik. Tidur yang baik umumnya adalah 8 jam setiap malam hari dan akan lebih baik apabila menambah jam istirahat dengan tidur siang. Dengan begitu, istirahat juga dapat membantu meredakan gejala rematik.

2. Perbanyak minum air putih

Selain istirahat yang cukup, penderita rematik juga wajib memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh, yakni dengan minum air putih. Sebab hal ini juga dapat membantu menghilangkan gejala rematik yang kambuh.

3. Rajin berolahraga

Olah raga teratur juga merupakan pola hidup sehatn untuk mencegah terjadinya rematik maupun rematik kambuh. Selain bagus untuk mencegah rematik, pada dasarnya olahraga teratur memang dapat membuat badan kita menjadi bugar dan sehat. Olahraga teratur juga dapat membantu memperkuat otot, melawan kelelahan serta meningkatkan jangkauan gerak sendi. Bagi Anda yang baru memulai, dapat mengawalinya dengan olahraga ringan seperti jogging, bersepeda, hingga aerobik. Usahakan untuk menghindari aktivitas olahraga yang membebani sendi, agar sendi tidak mengalami tekanan yang pada akhirnya hanya akan memperparah gejala rematik.

4. Latihan yoga

Yoga merupakan aktivitas fisik atau relaksasi yang bagus untuk membantu menenangkan pikiran. Aktifitas ini tentunya sangat cocok dilakukan untuk mencegah terjadinya rematik. Pasalnya, latihan yoga dapat membantu meredakan nyeri sendi, menghilangkan stres, serta meningkatkan fleksibilitas.

5. Tai Chi

Tai chi merupakan salah satu seni bela diri adal Tiongkok yang didasari dengan gerakan-gerakan lembut, lambat dengan kesadaran dan pernapasan yang dalam. Ternyata, jenis bela diri yang satu ini diri yang satu ini juga dapat dijadikan sebagai cara untuk mencegah rematik. Pasalnya, Tai Chi mampu melatih pikiran dan tubuh.

6. Konsumsi minyak ikan

Seuplemen minyak ikan dinilai dapat membantu meredakan rasa nyeri dan kaku akibat rematik. Hal ini tak lain disebabkan karena kandungan asam lemak omega 3 yang terdapat pada minyak ikan terebut. Minyak ikan yang kaya akan omega 3 dapat diproduksi dari ikan salmon, mackerel, cod, tuna dan juga herring.

7. Konsumsi acar dan yogurt

Makanan sehat seperti acar dan juga yogurt adalah contoh makanan yang memiliki kandungan probiotik alami. Maka dari itu, acar dan yogurt termasuk makanan yang ampuh digunakan untuk meringankan gejala peradangan akibat penyakit rematik.

Terlepas dari mandi malam penyebab rematik, tentunya mudah bukan untuk mencegah rematik? Anda hanya perlu menerapkan pola hidup sehat. Selain melakukan upaya pencegahan rematik yang telah disebutkan di atas, Anda juga bisa mengkonsumsi obat herbal alami untuk mencegah rematik. Obat herbal Rheumapas merupakan salah satu produk herbal berkualitas yang memiliki khasiat penting untuk membantu mengatasi masalah rematik dan nyeri sendi.

Produk herbal ini juga sering digunakan untuk membantu menghilangkan gejala rematik seperti bengkak dan nyeri sendi. Kesehatan adalah segalanya dalam hidup ini.

Tinggalkan Komentar