Rheumapas

Mengenal Kadar Asam Urat Normal

Mungkin Anda mengetahui bahwa asam urat merupakan salah satu jenis penyakit. Padahal, dalam dunia medis asam urat dikenal sebagai senyawa yang diproduksi oleh tubuh secara alami. Pada dasarnya, asam urat tidak akan menimbulkan masalah apa pun pada tubuh jika kadar asam urat tersebut normal. Namun, asam urat perlu diwaspadai ketika kadarnya tinggi atau melebihi batas normal. Lantas, berapa kadar asam normal wanita, pria, dan anak-anak? Simak ulasan berikut.

Secara umum, asam urat (gout) adalah zat kimia yang dibuat ketika tubuh memecah zat yang disebut purin. Purin sendiri dapat ditemukan dalam makanan yang mungkin biasa Anda konsumsi, seperti daging, jeroan, seafood, kacang kering, dan lain-lain.

Jika kadar purin di dalam tubuh semakin banyak, maka kadar asam urat pun semakin meningkat. Kondisi ini dapat terasa sangat menyakitkan bahkan akan semakin parah jijka tidak segera ditangani. Menurut riset, sebanyak 90% orang yang menderita asam urat umumnya mengeluhkan nyeri pada bagian jempol kaki. Bahkan, lebih jauh lagi, asam urat juga dapat menyerang bagian lain, seperti lutut, siku, tangan, dan lain sebagainya.

Penyebab utama dari terjadinya asam urat adalah, akibat adanya penumpukan zat purin dibagian sendi. Hal ini membuat otot menjadi tegang, pegal, ngilu, bahkan hingga dapat berujung pada gangguan ginjal. Kandungan zat purin yang tinggi terdapat dalam beberapa makanan yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat, sebagaimana yang telah disampaikan di atas.

Perlu Anda ketahui, bahwa asam urat tidak hanya menyerang orang dewasa atau orang dengan usia lanjut (lansia) saja, tetapi juga dapat terjadi pada siapapun tanpa mengenal batasan usia. Selain itu, penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara keseluruhan, namun dapat dikendalikan agar tidak kambuh.

Ketahui Kadar Asam Urat Normal

Kadar asam urat normal dapat berbeda-beda, yakni dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Berikut adalah salah satu acuan kadar asam urat normal :

Pria : 3,4 s/d 7,0 mg/dL (miligram per desiliter)

Wanita : 2,4 s/d 7,0 mg/dL

Anak-anak : 2,0 s/d 5,5 mg/dL

Jika kadar asam urat Anda melebihi kadar normal yang telah disebutkan di atas, tetapi tidak ada keluhan rematik asam urat, maka kemungkinan Anda tidak memerlukan pengobatan. Namun, jika kadar asam urat Anda normal tetapi mengalami gejala rematik asam urat, itu artinya asam urat sudah mengkristal dan harus segera ditangani.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa kadar asam urat tinggi juga dapat menandakan kondisi lain, seperti diabetes, leukemia, hingga kanker sel plasma pada sumsum tulang belakang (multiple myeloma).

Apa saja gejala asam urat?

Asam urat dapat juga dapat menimbulkan kompikasi yang merugikan kesehatan Anda, sehingga tidak bisa dibiarkan begitu saja. Agar dapat terhindar dari penyakit asam urat tinggi, ada baiknya jika Anda mengenali gejala penyakit asam urat sejak dini, yaitu :

1. Nyeri sendi

Nyeri sendi adalah gejala yang paling umum dialami ketika mengalami asam urat. Umumnya, bagian sendi yang seringkali terdampak asam urat adalah pergelangan tangan, lutut, jempol kaki, siku, dan jari-jari yang dapat terjadi selama 4 hingga 12 jam, dan kemudian mereda. Jika Anda mengalami hal ini, maka akan lebih baik jika Anda segera periksa ke dokter untuk mengetahui gejala yang dirasakan tersebut.

2. Pembengkakan

Terjadinya pembengkakan atau benjolan pada lapisan kulit, tepatnya di area sendi juga merupakan gejala asam urat lainnya yang perlu anda ketahui. Pembengkakan yang membentuk benjolan ini muncul akibat asam urat yang sudah parah dan sudah menumpuk dalam jangka waktu yang cukup lama. Apabila zat asam urat menumpuk di saluran kemih, Anda harus lebih hati-hati, sebab hal ini dapat berujung membentuk batu ginjal.

3. Sendi kaku

Menumpuknya zat asam urat pada sendi juga dapat membauat sendi Anda menjadi kaku. Meski rasa sakit yang dialami sudah mereda, tetapi Anda akan tetap kesulitan dalam melakukan pergerakan seperti biasanya. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, maka dapat menyebabkan terjadinya kelumpuhan jangka panjang.

4. Radang kemerahan

Radang kemerahan di area sendi yang terdampak juga merupakan salah satu gejala yang timbul akibat asam urat. Kemerahan pada area sendi ini dapat diikuti dengan dengan munculnya sensasi panas di area tersebut. Kondisi ini umumnya disebabkan karena kristal asam urat menumpuk dan menetap di sendi, sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakkan dan peradangan pada sendi.

5. Kesemutan yang tak kunjung berhenti

Gejala asam urat lainnya ditandai dengan terjadinya kesemutan yang tak kunjung berhenti. Hal ini dapat mengakibatkan munculnya sensasi panas yang terasa membakar kaki dan tentunya membuat tidak nyaman. Hal ini umumnya terjadi pada seseorang yang terkena gejala asam urat tinggi.

Cara Menurunkan Asam Urat

Meski Anda telah melaukan pengobatan untuk mengatasi asam urat, namun semua itu sia-sia jika Anda tidak mencegah hal-hal yang memicu asam urat tinggi. Selain menjauhi segala pantangan untuk ama urat, ada baiknya juga Anda mengetahui berbagai cara menurunkan asam urat. Berkiut ini adalah beberapa cara mudah untuk mengurunkan kadar asam urat di dalam tubuh :

1. Perbanyak minum air putih

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa pengidap asam urat tidak dianjurkan untuk minum minuman beralkohol. Selain itu, minuman dengan kadar gula tinggi juga tidak dianjurkan unruk asam urat. Hal ini disebabkan, minuman tersebut dapat menaikkan kadar asam urat dalam tubuh, hingga dapat mengakibatkan rasa nyeri yang lebih parah.

Sementara itu, penderita asam urat dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak air putih, setidaknya 8 gelas perhari, guna menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Sebab, pada dasarnya air putih dapat melarutkan zat-zat yang tidak terpakai di dalam tubuh sehingga dapat dikeluarkan ketika Anda buang air kecil. Hal ini tentunya dapat membantu dalam membuang kristal asam urat yang menumpuk dalam tubuh. Selain air putih, anda juga dapat mengonsumsi buah dengan kadar air yang tinggi.

2. Jaga pola makan

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, pengidap asam urat tidak dianjurkan mengonsumsi makanan dengan kandungan purin tinggi. Maka dari itu, bagi anda penderita asam urat diharapkan untuk membatasi konsumsi makanan-makanan tersebut. Sebaliknya, konsumsilah makanan yang mengandung antioksidan tinggi, sebab antioksidan dapat membantu menurunkan kandungan asam urat dalam darah. Contoh makanan tersebut adalah ceri.

3. Olahraga teratur

Olahraga teratur merupakan bagian dari pola hidup sehat yang dapat menjauhkan tubuh Anda dari berbagai macam penyakit, tak terkecuali asam urat. Luangkan waktu Anda, setidaknya 30 menit dalam sehari untuk olahraga, sehingga  kadar asam urat di dalam tubuh pun terkendali. Olahraga juga dapat melatih sendi sehingga akan mengurangi nyeri yang diakibatkan oleh asam urat.

Tinggalkan Komentar