Rheumapas.com – Olahraga sebaiknya dimasukan ke dalam ‘menu’ kegiatan harian pada seseorang tanpa pandang bulu, apalagi bagi mereka pengidap stroke.
Olahraga mempunyai peran untuk mengembalikan fungsi tubuh. Mengutip Saebo, gangguan fungsi tubuh yang lain juga bakal mengancam pengidap stroke jika olahraga tak juga dilakukan para penderita. American Heart Association menyebutkan, bahwa olahraga bagi pengidap stroke, bakal meningkatkan kebugaran kardiovaskular yaitu kemampuan berjalan, fleksibilitas, kekuatan otot, kesehatan mental, dan tentunya kualitas hidup. Anda tak perlu melakukan olahraga yang berat. Cukup dengan gerakan-gerakan sederhana pun disebut ampuh dalam mengembalikan fungsi tubuh.

Baca juga : 6  Tips Cara Hidup Sehat

Berikut merupakan beberapa gerakan olahraga sederhana yang bisa dilakukan untuk para penderita stroke:

Peregangan tangan

Peregangan sangat penting untuk melenturkan anggota badan. Biasanya, terapis bakal mengarahkan para pengidap stroke untuk menggerakkan tangan dengan berputar penuh setidaknya tiga kali dalam sehari. Kemudian, regangkan otot lebih kencang ke titik yang Anda kurang nyaman. Tahan tarikan kurang lebih selama 60 detik.

Jinjit

Stroke merusak otak dan juga melemahkan sistem saraf termasuk pengiriman pesan dari telinga, mata, hingga otot. Pesan-pesan ini sangat berperan penting untuk menjaga keseimbangan. Oleh karenanya, para pengidap stroke penting untuk melatih keseimbangan.

Salah satu gerakan yang bisa Anda lakukan untuk melatih keseimbangan adalah dengan berjinjit atau berdiri menggunakan tumpuan bagian depan telapak kaki.
Sebagai tahap awal, Anda hanya perlu berpegangan pada kursi. Lantas, angkat kaki kanan dan gerakkan secara menyilang ke kiri dan sebaliknya pada kaki kiri.

Berdiri dengan satu kaki

Direktur The Rehab Practice, Inggris, Richard Sealy merekomendasikan serangkaian latihan untuk membantu menguatkan kaki dan mampu meningkatkan gerakan selama proses pemulihan.
Berdiri dan menjaga keseimbangan adalah latihan vital karena mampu meningkatkan kualitas hidup. Sembari berpegangan, coba berdiri dengan salah satu kaki dan diayunkan. Variasi gerakan lain bisa dengan mengangkat kaki hingga sudut 90 derajat serta diayunkan ke belakang membentuk sudut 45 derajat. Lakukan gerakan ini sambil berpegangan untuk menghindari dari jatuh.

Latihan pundak

Terapis Hoang Tran juga mengatakan bahwa latihan pundak cukup penting untuk dilakukan, apalagi bagi mereka yang telah kehilangan kekuatan atau fungsi pada lengan di bagian atas.
Pertama, letakkan handuk pada atas meja. Lakukan gerakan seperti mengelap meja menggunakan dua tangan. Berikan tekanan yang cukup pada handuk. Saat handuk digerakkan jauh ke depan, pundak akan tertarik hingga meregang. Semakin jauh maka otot pundak akan semakin tertarik.

Gerakan berikutnya, Anda bisa lakukan berdiri di depan cermin. Angkat salah satu sisi pundak dan putar ke belakang. Lakukan juga pada sisi pundak yang lain. Ulangi beberapa kali dalam sehari.

Baca Juga