Makanan Penyebab Sembelit

Sembelit adalah keadaan dimana frekuensi buang air besar kurang dari normal dengan waktu yang lama, kesulitan, dan disertai rasa sakit ketika mengeluarkan tinja. Keluhan yang biasa dirasakan adalah perut terasa penuh, tubuh cepat lelah, tinja lebih keras, sulit dikeluarkan, berwarna lebih gelap, dan jumlahnya lebih sedikit, terdengar bunyi-bunyian dalam perut, lebih sering buang angin yang berbau busuk, mual dan muntah.

Penyebab

Banyak hal yang menjadi pemicu munculnya sembelit antara lain, kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, depresi, aktivitas yang cukup padat, kelainan anatomis pada sistem pencernaan, dan gaya hidup dan pola makan yang tidak teratur.

Makanan memang merupakan salah satu aktor pencetus terbesar dari sembelit. Ada beberapa makanan penyebab sembelit  yang harus Anda hindari jika ingin jauh dari sembelit :

  1. Makanan olahan: Apakah itu makanan beku atau burger dan pizza, makanan ini adalah penyebab pagi hari Anda terasa sulit terutama saat harus buang air besar. Pada beberapa makanan yang telah diawetkan dan siap saji, nutrisi penting yang ada pada makanan tersebut akan hilang.
  2. Biskuit: Biskuit merupakan makanan yang tinggi gula dan lemak. Makanan ini mungkin akan lebih nikmat jika disajikan dengan teh atau kopi, tapi kandungan seratnya sangat kurang. Gula juga dapat memicu timbunan lemak di paha Anda, tetapi juga bisa menjadi penyebab sembelit. Untuk mengatasinya, sebaiknya di imbangi dengan asupan serat, bisa dari buah atau dari sayuran.
  3. Daging merah: Jika mengkonsumsi daging sapi atau kambung dengan teratur, tanpa disertai dengan sayuran, mungkin saja Anda berada pada risiko untuk mengalami sembelit. Biasakan agar menyertakan salad atau sayuran ketika Anda sedang mengonsumsi daging.
  4. Kafein: Minum kopi memang dibutuhkan untuk memacu semangat serta memulai aktivitas di pagi hari. Akan tetapi perlu diketahui bahwa kandungan kafein dalam kopi bisa memicu dehidrasi pada tubuh manusia, sementara dehidrasi merupakan salah satu penyebab utama sembelit.
  5. Makanan berminyak: Keripik dan makanan cepat saji memang cukup menggoda bahkan bagi mereka yang bertekad mengadopsi pola makan sehat. Tetapi makanan tinggi akan minyak serta asin dapat membawa Anda pada risiko yang lebih tinggi terkena beberapa masalah kesehatan pencernaan. Makanan yang digoreng atau direndam dalam minyak seperti kentang goreng bisa memperlambat proses pencernaan. Namun tidak perlu khawatir, Anda dapat memerangi kecanduan dengan cara memastikan cukup minum air dan makan sayuran sebelum atau pun sesudahnya.
  6. Produk susu: Kandungan lemak jenuh dan komponen serat yang hampir tidak ada menjadi alasan kenapa produk susu masuk ke dalam makanan yang patut Anda waspadai. Jika Anda mengalami sembelit, sebaiknya hindari untuk mengonsumsi keju dan susu dari sarapan Anda dan menggantinya dengan oatmeal atau yogurt.

Pencegahan

Untuk mencegah terjadi sembelit, sebaiknya lakukan tips-tips berikut ini:

  • Jangan menunda-nunda untuk membuang air besar.
  • Konsumsi banyak cairan, minimal 8 gelas sehari.
  • Buang air besar dengan rutin, dengan waktu yang tetap misalnya pada saat mandi pagi.
  • Rajin berolahraga atau aktif bergerak.

Gejala

Segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. Bila Anda mengalami sembelit dengan tanda-tanda berikut ini:

  • Sembelit yang terjadi dengan mendadak.
  • Sembelit yang berat serta bertambah buruk.
  • Sembelit yang disertai dengan turunnya berat badan
  • Sembelit terjadi lebih dari 3 minggu.
  • Sembelit disertai keluhan demam, lemas atau adanya darah pada feses.

 

Baca juga