Rheumapas

komplikasi penyakt rematik jantung

Komplikasi Penyakit Jantung Rematik

Ketahui 5 Komplikasi dari Penyakit Demam Rematik

Rheumapas – Pernah merasakakn sendi terasa kaku ? panas, dan berwarna merah, atau bahkan bengkak? Jika mengalaminya, mungkin kamu mengidap penyakit rematik. Tak asing dengan penyakit ini bukan?

Rematik akan membuat para mengidapnya mengalami sakit akibat otot atau persendian akibat peradangan dan pembengkakan. Rematik terdiri dari berbagai jenis, salah satunya demam rematik.

Demam rematik adalah peradangan akibat dari komplikasi dari radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus. Pertanyaannya, apa jadinya bila demam rematik dibiarkan dengan berlarut-larut?

Memicu Berbagai Komplikasi 

Peradangan yang disebabkan karena demam rematik bisa berlangsung dalam beberapa minggu hingga bulan. Nah, bila kondisi ini tidak ditangani secara tepat, tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Berikut ini merupakan beberapa komplikasi penyakit jantung rematik  yang bisa dialami oleh pengidapnya:

  1. Komplikasi jantung rematikkerusakan permanen jantung yang disebabkan karena demam rematik. Biasanya terjadi 10 hingga dengan 20 tahun setelah penyakit aslinya. Masalah paling umum terjadi pada katup antara dua ruang jantung kiri, tetapi katup lainnya juga bisa terpengaruh.

Komplikasi penyakit jantung rematik ini bisa menyebabkan:

Stenosis katup, penyempitan pada katup ini mengurangi aliran darah. Regurgitasi katup, Kebocoran pada katup dapat menyebabkan darah mengalir ke arah yang salah. Kerusakan pada otot jantung. Komplikasi akibat peradangan demam rematik akan melemahkan otot jantung, sehingga memengaruhi kemampuannya dalam memompa.

Tak cuma itu saja, kerusakan katup mitral, katup jantung lain atau jaringan jantung lainnya bisa menyebabkan masalah dengan jantung di kemudian hari. Misalnya:

  1. Fibrilasi atrium, serambi (atrium) jantung berdenyut tidak beraturan dan cepat.
  2. Gagal jantung,ketidakmampuan jantung memompa cukup darah ke seluruh anggota tubuh.
  3. Aritmia, irama jantung yang abnormal.
  4. Sydenham chorea, ditandai dengan terjadinya gerakan-gerakan secara spontan pada beberapa bagian tubuh.

Gegara Antibodi Menyerang Balik

Demam rematik ini terjadi akibat komplikasi radang tenggorokan yang tidak tertangani secara baik.  Hal yang perlu digarisbawahi, tidak semua radang tenggorokan menyebabkan demam rematik. Dengan kata lain hanya radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus grup A yang bisa menyebabkannya. Lalu, bagaimana bakteri ini menyebabkan demam rematik?

Nah, ketika tubuh terinfeksi bakteri ini, sistem kekebalan tubuh akan memproduksi antibodi untuk melawan bakteri yang masuk. Akan tetapi, yang ter jadi pada tubuh pengidap demam rematik beda lagi ceritanya. Antibodi tubuh mereka justru menyerang balik jaringan pada tubuh yang sehat.

Dari Sendi hingga Gangguan Perilaku

Ketika seseorang sedang terserang demam rematik, biasanya gejalanya baru akan muncul setelah dua sampai empat minggu. Gejalanya muncul setelah radang tenggorokan karena infeksi bakteri yang tak diatasi. Nah, berikut ini beberapa gejala yang biasanya dikeluhkan para pengidap demam rematik.

  • Sendi bengkak, merah, dan nyeri, terutama  siku, lutut, serta pergelangan tangan dan kaki;
  • Nyeri sendi yang menyebar kannya ke sendi yang lain;
  • Ruam ringan, bentol-bentol di bawah kulit pada daerah yang bertulang seperti tangan;
  • Demam;
  • Nafsu makan yang menurun;
  • Jantung berdebar;
  • Muncul gerakan tubuh yang tidak terkendali, khususnya pada wajah, tangan, dan kaki;
  • Lemas dan mudah lelah;
  • Nyeri dada;
  • Sesak napas; hingga
  • Gangguan perilaku, seperti tiba-tiba menangis dan tertawa.

Baca juga

 

Tinggalkan Komentar