Rheumapas

Ketahui Perbedaan Ciri Penyakit Rematik dan Asam Urat

Tak semua orang dapat mengetahui perbedaan ciri penyakit rematik dan asam urat. Banyak yang mengira bahwa ia mengidap rematik, namun sebenarnya dirinya mengalami penyakit asam urat, begitu pun sebaliknya. Di antara kedua penyakit ini sekilas tampak serupa, tetapi sebenarnya mempunyai penyebab dan pengobatan yang berbeda.

Rematik ataupun asam urat, mampu menimbulkan rasa nyeri serta bengkak, dan kemerahan sendi. Kedua penyakit ini juga bisa menghambat aktivitas rutin sehari-hari. Kendati demikian, terdapat perbedaan ciri penyakit rematik dan asam urat yang harus Anda ketahui.

Ciri penyakit rematik

Penyakit rematik adalah sejenis penyakit yang membuat persendian menjadi kaku dan meradang. Peradangan terjadi karena sistem imun terganggu sehingga menyerang sendi yang sehat dan merusaknya. Rematik memiliki beberapa ciri-ciri umum, diantaranya:

1. Sendi Kaku pada Pagi Hari


Sendi kaku sebagai ciri penyakit rematik biasanya berlangsung dalam kurun waktu sekitar satu jam. Gejala ini tentu berbeda kekakuan dengan gejala osteoarthritis yang biasa mereda dalam waktu setengah jam.
Di sisi lain, ciri penyakit rematik juga bisa dikenali dengan timbulnya sensasi kesemutan dan bahkan rasa panas terbakar pada bagian sendi.

2. Nyeri Sekaligus Bengkak pada Sendi


Nyeri sekaligus bengkak pada sendi dalam gejala penyakit rematik biasanya hangat dan menjadi lembek ketika disentuh. Ciri penyakit rematik dengan sakit yang menyertai biasa timbul pada kedua sisi sendi, namun bisa juga berbeda, tergantung bagian mana yang angat sering digunakan untuk beraktivitas.

3. Timbul benjolan


Tanpa mengabaikan ciri penyakit rematik dan asam urat, sebanyak 20 persen penderita rematik, mengalami benjolan atau nodul di dalam kulit akibat peradangan pada pembuluh darah ukuran kecil.
Benjolan penyakit rematik biasanya memiliki ukuran seperti biji kacang hijau dan seringnya berlokasi di sekitar persendian dan bisa saja terjadi di sepanjang sendi.

4. Cairan Bertumpuk


Ciri penyakit ini terdapat penumpukan cairan dimana cairan ini biasa terakumulasi di bagian pergelangan kaki. Dalam berbagai kasus rematik pun, kantung sendi di bagian belakang sendi lutut mengakumulasi jumlah cairan sehingga membentuk kista yang akrab dengan istilah kista baker.
Kista baker ini akan terasa semacam tumor dengan bentuk yang kadang-kadang lonjong memanjang ke arah bawah, menuju bagian di belakang betis. Hal itu jelas menyebabkan rasa sakit. Namun, kondisi ini pun bisa tumbuh pada bukan penderita rematik.

5. Memiliki Gejala Mirip Flu


Kelelahan, demam, disertai turunnya berat badan dapat diartikan sebagai ciri penyakit rematik. Tak sedikit orang sadar ketika mengalami kondisi gejala ini, sebab gelaja rematik yang satu ini sekilas akan terasa seperti gejala pilek dan flu. Hanya saja, kondisi rematik ini dapat berlangsung bertahun-tahun

Ciri penyakit asam urat

Sementara, meskipun mengalami gejala serupa, asam urat disebabkan oleh banyaknya kadar asam urat dalam tubuh. Berikut merupakan ciri-ciri asam urat.

1. Nyeri Pada Sendi yang Menjadi-jadi


Penyakit asam urat  sendiri diklaim bisa sebabkan munculnya nyeri tak tertahankan pada sendi. Rasa nyeri yang muncul akibat urat mengkristal pada bagian sendi dimana kondisi ini terjadi karena kandungan asam urat yang begitu tinggi dalam darah.
Tubuh yang kerap mengalami sakit tak tertahankan merupakan jempol kaki. Serangan rasa nyeri pada sendi biasanya cepat dirasakan sejak jam-jam awal sakit itu timbul dan berlangsung dalam 3-10 hari berikutnya.

2. Bengkak


Ciri penyakit asam urat juga terdapat pembengkakan pada area sendi dan sekitarnya.
Penyebabnya bisa karena jaringan pelapis sendi alias sinovium mengalami pembengkakan atau meningkatnya cairan bernama synovial alias pelumas untuk sendi saat peradangan.

3. Kemerahan pada Kulit


Selain bengkak, penyakit asam urat juga terjadi dengan disertai ruam merah pada kulit. Hal ini diakibatkan oleh aliran darah yang meningkat di sekitar sendi yang radang.

4. Panas pada Sendi


Ciri penyakit rematik dan asam urat juga sama-sama terdapat sensasi panas atau bisa juga hangat pada area persendian karena ekses dari peradangan pada sendi.

5. Muncul Benjolan yang Disebut Tophi


Berbeda dengan istilah nodul pada penyakit rematik, benjolan yang muncul akibat asam urat disebut dengan tophi.
Benjolan ini berkembang pada area persendian dan jaringan lunak di sekitarnya, atau bahkan kulit. Beda nodul dan tophi adalah kemunculan tophi akan secara permanen merusak persendian.

Dengan mengetahui ciri penyakit rematik dan asam urat penting agar penderita mendapatkan penanganan yang tepat. Menangani penyakit rematik dan asam urat, dokter akan menganjurkan obat dengan kandungan antirematik, anti nyeri, dan kortikosteroid untuk penderita rematik. Sementara kandungan untuk asam urat ialah anti inflamasi dan kortikosteroid.

Beruntung saat ini tersedia obat Rheumapas yang recommended untuk penderita penyakit rematik dan asam urat. Silahkan dicoba, ya!

Tinggalkan Komentar