Rheumapas

Ketahui Penyebab Rematik Untuk Pencegahan Sejak Dini

Hampir sama dengan asam urat, rematik merupakan salah satu gangguan kesehatan yang lebih mengarah pada rasa nyeri pada bagian persendian di seluruh tubuh. Namun demikian, bagian sendi yang kerap kali mengalami masalah rematik itu sendiri diantaranya adalah pergelangan kaki, lutut ataupun buku- buku jari. Selain itu, beberapa bagian persendian lain yang kerap kali merasa sakit karena rematik diantaranya adalah leher, pinggul, bahu dan tulang belakang. Menyikapi hal tersebut, sudah saatnya Anda mengetahui penyebab rematik yang sesungguhnya.

Permasalahan rematik merupakan golongan penyakit yang sifatnya sistematis atau menahun sehingga rasa sakit pada persendian tersebut kerap kali datang lalu pergi setiap saat. Pada kondisi yang sangat parah, rematik bisa menyebabkan adanya catat permanen karena kerusakan pada bagian persendian.

 Dengan diberikannya fakta tersebut, sudah sepatutnya penyakit yang dalam bahasa medis dikenal sebagai rheumatoid arthritis ini tidak dianggap remeh dan harus diketahui penyebab rematik itu sendiri.

Berbagai penyebab rematik untuk diketahui

Mengutip dari Mayo Clinic, disebutkan bahwasannya rematik merupakan sebuah kondisi peradangan yang diakibatkanoleh adanya gangguan autoimun. Kondisi ini terjadi di saat kekebalan tubuh tiba-tiba menyerang selaput membrane pada sendi sehingga menyebabkan suatu peradangan hingga kerusakan dalam jangka panjang.

Untuk menghindari berbagai resiko tersebut, pastikan Anda mengetahui berbagai penyebab rematik untuk meminimalisir berbagai resiko yang ditimbulkannya.

1. Pertambahan usia semakin tua

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa permasalahan rematik sangat mungkin terjadi di berbagai usia. Akan tetapi, peluang terjadinya rematik di usia tua jauh lebih besar dibandingkan di usia muda. Menyikapi adanya penyebab rematik semacam ini, perlu diketahui bahwasannya rematik akan sering ditemukan pada usia 60 tahun. Hal ini disebabkan oleh adanya penurunan fungsi tubuh hingga menjadikan permasalahan tersebut kerap kali muncul untuk segera ditangani demi membantu Anda agar tetap bisa beraktivitas.

2. Adanya riwayat keluarga

Perihal lain mengenai penyebab rematik adalah adanya garis keturunan yang memiliki riwayat rematik. Ketika seseorang lahir dengan gen human leukocyte antigen (HLA) kelas II memiliki potensi mengalami permasalahan rematik. Dengan dimiliknya gen yang menyebabkan rematik, peluang seseorang mengalami permasalahan tersebut akan sangat besar ketika didukung oleh faktor lingkungan seperti halnya obesitas hingga lingkungan yang penuh asap rokok.

3. Jenis kelamin

Seperti yang disebutkan dalam Medical News Today, bahwasannya seorang wanita cenderung memiliki peluang sangat besar mengalami rematik dibandingkan pria. Hal ini terkait dengan penyebab rematik yang lebih mengarah pada faktor hormonal. Dimilikinya hormone esterogen pada wanita juga menjadi pemicu utama seseorang mengalami gangguan sistem imun yang bisa mengarah pada permasalahan radang sendi. Resiko rematik pada wanita dianggap 2 hingga 3 kali lebih besar dibandingkan pria.

4. Permasalahan obesitas

Siapa sangka jika obesitas menjadi salah satu penyebab rematik yang kerap kali ditemukan pada beberapa kasus. Seperti yang dilansir dari WebMD bahwasannya kegemukan memiliki peran yang sangat signifikan atas meningkatnya resiko rematik pada seseorang. Oleh sebab itu, bagi Anda yang mengalami kegemukan, pastikan untuk berusaha mendapatkan berat badan ideal demi menurunkan resiko rematik. Korelasi antara obesitas dan rematik itu sendiri terletak pada beban yang ditopang oleh sendi tubuh sangat berat hingga mengarah pada permasalahan obesitas.

5. Riwayat mengalami cedera

Jika Anda sebelumnya pernah mengalami cedera karena hal tertentu, kondisi ini nampaknya menjadi penyebab rematik lain yang memang harus diwaspadai. Terlebih ketika cedera tersebut terletak pada bagian persendian hingga menyebabkan seseorang akan selalu merasakan kesakitan dan mengarah pada masalah rematik. Beberapa cedera yang berpotensi menyebabkan rematik diantaranya adalah patah tulang, kerusakan ligament sekaligus dislokasi sendi. Untuk itu, bagi Anda yang memiliki riwayat cedera, pastikan untuk selalu waspada atas terjadinya rematik.

Disebutkan bahwa ada banyak sekali penyebab rematik yang memang harus diketahui untuk meminimalisir terjadinya dampak buruk ketika rematik kambuh. Namun demikian, Anda tidak perlu khawatir jikalau rematik tiba-tiba menyerang persendian, sebab kini telah hadir rheumapas yang terbuat dari 100% bahan herbal seperti andrographis paniculata dan juga curcuma xanthorrhiza. Kedua bahan tersebut diolah dengan teknologi tinggi hingga menghasilkan produk Rheumapas yang ampuh mengatasi rematik dengan dosis yang telah ditentukan sebelumnya.

Selain itu, tanpa mengabaikan penyebab rematik yang sangat beragam, untuk diketahui bahwasannya produk rheumapas ini sangatlah aman untuk dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

Pasalnya, produk ini telah mendapatkan registrasi dari BPOM sekaligus sertifikat halal dari MUI. Selain itu, produk Rheumpas itu sendiri juga telah lulus uji laboratorium yang dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi negeri yang terakreditasi. Tidak mengherankan jika kemudian produk ini dianggap sangat aman untuk dikonsumsi. Jadi, bagi Anda yang mengalami radang pada persendian, pastikan untuk segera mengkonsumsi rheumapas sekarang juga sebelum terlambat.

Tinggalkan Komentar