Apakah Kacang Tanah Dapat Sebabkan Asam Urat? 

Rheumapas.com – Salah satu camilan yang cukup digemari di Indonesia adalah kacang tanah. Sayangnya, ada kabar mengatakan bahwa kacang tanah bisa sebabkan asam urat. Sebenarnya, apakah mitos ini benar dengan fakta medis?asayak sekali nutrisi yang menyehatkan. Sebagai contoh, terdapat empat kandungan utama yang dapat kita temui pada kacang tanah, yakni protein nabati, 50 persen lemak sehat yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, kandungan serat yang juga bisa menyehatkan pencernaan juga menjaga kadar gula arah, dan mempunyai kandungan vitamin B yang sangat tinggi.

Khusus untuk mitos bahwa dengan mengonsumsi kacang tanah dapat menyebabkan datangnya asam urat, pakar kesehatan menyebutkan mitos ini berawal dari adanya kandungan purin pada kacang tanah.

Sebagaimana yang kita ketahui, purin merupakan biang keladi bagi penyakit asam urat. Hanya saja, jika menurut penelitian, kadar purin yang terdapat dalam kacang-kacangan, termasuk kacang tanah yang tidak terlalu tinggi sehingga tetap aman untuk Anda konsumsi.

Alih-alih untuk menghindari kacang tanah, kita justru harus menghindari jeroan dan juga makanan laut yang jelas memiliki jumlah purin sangat tinggi sehingga jika sering dikonsumsi tentu bisa menyebabkan datangnya penyakit asam urat.

Mitos lain yang juga menyebutkan bahwa kacang tanah dapat menyebabkan perut kembung ternyata juga tidak benar. Memang, bagi mereka yang memiliki masalah dalam alergi, makan kacang tanah bisa menyebabkan reaksi yang membuat tidak nyaman.

Bahkan, pada beberapa kasus bisa membahayakan nyawa dikarenamkan sesak napas, lemas, hingga pada kehilangan kesadaran, namun bagi orang normal, makan kacang tanah tidak akan membuat perut kembung.

Mengonsumsi kacang tanah juga tidak akan menyebabkan datangnya jerawat sebagaimana mitos mengatakan. Bahkan, dengan rajin mengonsumsi kacang tanah, malah justru bisa menyehatkan jantung dan juga pembuluh darah. Hal ini disebabkan karena tingginya kadar lemak sehat yang bisa mengendalikan kadar kolesterol dan juga plak di dalam pembuluh darah.

Baca juga :