Rheumapas.com radang sendi atau biasa disebut dengan artritis merupakan suatu kondisi dimana terjadinya peradangan (inflamasi) dalam satu ataupun beberapa sendi. Gejala yang dirasakan biasanya berupa nyeri, kemerahan, bengkk, atau sensasi sedikit panas pada sendi. Radang sendi juga bisa menyebabkan sendi menjadi kaku sehingga sulit untuk digerakkan.

Risiko terkena radang sendi biasanya dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Selain itu, obesitas dan jenis kelamin hingga  riwayat kesehatan keluarga juga dapat ikut berpengaruh. Terlebih lagi jika  riwayat cedera pada sendi, maka rasa sakit di sekitar sendi dapat kambuh di kemudian hari.

Baca Juga : Obat Asam Urat Herbal Yang Manjur

Gejala Radang Sendi

Gejala pada radang sendi umumnya adalah:

  • Nyeri dan terasa kaku pada sendi.
  • Gerakan sendi menjadi terbatas.
  • Kulit pada sendi berubah menjadi kemerahan dan terasa hangat.
  • Otot disekitar sendi mengecil dan kekuatannya pun menurun.

Jenis-jenis Radang Sendi

Beberapa jenis radang sendi, di antaranya:

  • Artritis karena kondisi degeneratif (degenerative arthritis)

         Osteoarthritis adalah jenis yang paling umum sering terjadi. Kondisi dapat  ini terjadi ketika tulang rawan pada           sendi mulai menipis seiring usia yang semakin lanjut, sehingga tulang dapat  bergesekan langsung bersama                   tulang lain sehingga menyebabkan rasa sakit serta terhambatnya gerakan desekitar sendi

  • Artritis disebabkan reaksi peradangan (inflammatory arthritis).

Merupakan sistem kekebalan pada  tubuh yang umumnya dapat melindungi tubuh dengan cara menimbulkan              reaksi peradangan unyang bertujuanuntuk menghilangkan infeksi dan mencegah penyakit.

  • Rheumatoid arthritis. 

          Terjadi ketika membran sinovial mengalami peradangan hingga bengkak yang berakibat serangan dari sistem              kekebalan tubuh kita sendiri. Kondisi seperti ini lebih banyak diderita oleh wanita dibandingkan pria dengan                rentan  usia antara 40-50 tahun. Jika tidak ditangani dengan benar, dapat menyebabkan kerusakan pada                      tulang, tulang rawan hingga organ tubuh lainnya.

  • Artritis karena gangguan metabolik  

         Penyakit asam urat merupakan termasuk metabolic arthritis. Kondisi yang pada umumnya menyerang bagian           sendi jempol kaki ini disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam sendi

 

  • Artritis karena infeksi

Virus, bakteri di dalam darah langsung masuk dan menyerang ke bagian sendi sehingga menimbulkan reaksi                peradangan. Berbeda pada reactive arthritis, dimana reaksi peradangan dalam sendi diakibatkan oleh infeksi              di tempat lain. Radang sendi dengan nama lain septic arthritis ini berisiko pada orang-orang dengan sistem                  kekebalan tubuh yang lemah, seperti pada penyakit kanker dan juga diabetes.

 

Diagnosis Radang Sendi

Untuk memastikan kondisi, dokter melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu, antara lain mengamati pembengkakan dan melihat kemampuan pasien untuk menggerakkan sendi. Jika pasien dicurigai penderita radang sendi, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, misalnya pemeriksaan pada darah, cairan sendi, dan urine di laboratorium, untuk menguatkan diagnosis.

Pengobatan Radang Sendi

Pengobatan radang sendi yang dilakukan oleh dokter bergantung kepada jenis dan tingkat keparahannya. Selain untuk meringankan gejala, pengobatan radang sendi juga mempunyai tujuan untuk meningkatkan fungsi sendi-sendi.

Untuk mengurangi rasa sakit,  digunakan obat antiinflamasi nonsteroid atau OAINS(misalnya ibuprofen atau diclofenac), analgesik (misalnya paracetamol atau tramadol), serta mengoleskan krim ataupun salep yang mengandung capsaicin  sesuai dengan dosis dan anjuran pakai dari dokter.