Rheumapas.com – Penyakit yang menimbulkan rasa sakit pada otot atau persendian yang mengalami pembengkakan hingga peradangan dikenal dengan rematik. Sementara itu, rematik terdiri banyak berbagai jenis dan bisa menjangkatik ke seluruh bagian persendian tubuh. Lantas, apa saja jenis penyakit rematik ?

Berbagai Jenis Penyakit Rematik

Sebelum kita membahas berbagai jenis penyakit rematik, perlu Anda ketahui bahwa rematik bisa menjadi berbahaya apabila jika telah mencapai tingkat kronis. Kondisi ini dapat menjadi penyebab kelumpuhan pada anggota tubuh penderita.

Berikut merupakan macam macam rematik yang harus Anda tahu, di antaranya adalah:

  1. Osteoartritis

Osteoartritis merupakan jenis rematik yang menimbulkan rasa sakit akibat dari terbatasnya pergerakan sendi. Osteoartritis dapat menjangkit berbagai persendian, namun bagian persendian yang sering terkena adalah lutut, pinggul, kaki, leher dan jari. Selain itu dari, bertambahnya usia juga merupakan salah satu faktor terjadinya osteoartritis.

  1. Artritis reumatoid

Reumatoid adalah sebuah kondisi dimana ketika kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan sendi. Jika penyakit ini tidak segera mendapatkan penanganan, maka perubahan bentuk permanen sendi bisa saja terjadi. Kondisi ini akan mengakibatkan pergerakan sendi mulai terbatas hingga menghilangnya fungsi sendi.

  1. Lupus

Banyak orang tidak menyangka bahwa ternyata lupus pun termasuk dari jenis rematik. Dalam dunia medis, lupus disebut dengan systemic lupus erythematosus (SLE). Hingga pada saat ini penyebab terjadinya lupus juga belum diketahui dengan pasti.

Beberapa gejala lupus yang terjadi seperti, persendian terasa kaku dan juga nyeri, sensitif dengan cahaya matahari, kejang, rambut rontok, dan stroke.

  1. Ankylosing spondylitis

Jenis rematik jenis ini berkembang dengan bertahap dan terasa nyeri pada punggung bagian bawah. Sendi dasar pada tulang belakang merupakan aktor utama dalam penyakit ini. Penyakit ini terjadi karena tulang belakang menempel pada panggul dan sering terjadi pada pria remaja hingga pada usia 30 tahunan.

  1. Sindrom Sjorgen

Sindrom Sjogren merupakan jenis rematik yang menyerang pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Sindrom ini membuat sistem kekebalan tubuh menjadi menyerang jaringan yang sehat, sehingga terjadi peradangan. Meski belum diketahui dari penyebab sindrom Sjogren, kondisi ini muncul dengan penyakit seperti artritis reumatoid dan juga lupus.

  1. Gout

Terganggunya metabolisme asam urat pada tubuh akan menimbukan gout. Kondisi ini akan membuat kristal asam urat yang disimpan pada sendi, terutama di jempol kaki. Akibatnya adalah sendi menjadi nyeri, muncul kemerahan hingga pembengkakan.

  1. Polymyalgia rheumatica

Jenis rematik ini sering terjadi dengan mereka yang berusia di atas 50 tahun. Jenis penyakit rematik ini sering menyerang yang berusia di atas 50 tahun dan bisa menyebabkan kekakuan pada leher, bahu, dan leher.

  1. Juvenile arthritis

Radang sendi yang dapat memicu kekakuan dan peradangan lebih dari 6 minggu disebut dengan juvenile arthritis. Penyakit ini pada umumnya menyerang anak berusia sekitar 16 tahun atau lebih muda. Jenis rematik ini akan menyebabkan bengkak, kemerahan, dan nyeri sendi.

  1. Septic arthritis

Jenis rematik ini dapat terjadi disebabkan karena bakteri, virus atau jamur. Kondisi septic arthritis akan membuat kuman menyusup masuk ke dalam sendi hingga menimbulkan rasa nyeri yang juga disertai pembengkakan.

  1. Fibromyalgia

Jenis rematik yang terakhir dapat memengaruhi jaringan lunak pada tubuh karena kerusakan fungsi dari neurotransmitter di otak. Kondisi ditandai dengan kekakuan, nyeri otot dan pegal.

Baca juga