Rheumapas

Inilah Bahaya Rematik Bagi Bagian Tubuh Lain

Dari beberapa jenis penyakit radang sendi, rematik merupakan salah yang paling banyak dialami oleh masyarakat. Rematik memang tidak dapat diremehkan karena bisa membawa efek yang berbahaya bagi tubuh. Bahkan bahaya rematik bisa merusak organ-organ utama tubuh Anda sehingga perlu diwaspadai dan segera diatasi ketika mulai muncul gejala.

Apa Saja Bahaya Rematik yang Perlu Diwaspadai?

Menurut istilah medis, rematik sering disebut dengan istilah rheumatoid arthritis yaitu penyakit autoimun yang menjadikan sistem imun tubuh mengalami keleliruan sehingga menyerang bagian sendi yang sehat. Hal tersebut ternyata bisa memicu terjadinya peradangan di bagian sendi serta jaringan tubuh sekitarnya. Kondisi tersebut bila dibiarkan maka secara terus menerus akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh lainnya.

Untuk lebih jelasnya lagi, berikut bahaya rematik bagi bagian tubuh lain yang perlu diwaspadai.

1. Bagian Tulang

Bahaya rematik yang pertama yaitu menyerang bagian tulang. Dimana salah satu tanda seseorang mengalami rematik yaitu munculnya peradangan di bagian sendi kaki dan tangan. Kondisi tersebut akan menimbulkan gejala nyeri, kaku, bengkak dan sakit ketika ditekan.
Selain itu, gejala tersebut umumnya akan muncul saat pagi hari serta ketika terjadi simetris. Dengan demikian ketika kaki kanan mengalami nyeri maka kaki kiri juga akan mengalami hal serupa dan begitu juga sebaliknya. Rasa nyeri yang muncul tersebut akan berlangsung selama 30 menit ataupun lebih.

Penyakit rematik juga bisa menyebabkan sensasi terbakar atau kesemutan di bagian sendi. Seiring berjalannya waktu, rematik bisa semakin parah dan menimbulkan masalah pada tulang. Adapun bahaya rematik bagi tulang yaitu bisa menyebabkan kerusakan tulang yang semakin parah. Hal ini juga akan membuat ligamen, tendon serta otot semakin melemah sehingga Anda akan semakin sulit bergerak. Selain itu, bahaya dari rematik dapat membuat sendi berubah bentuk di bagian jari-jari tangan atau kaki.

2. Mata

Mungkin selama ini kebanyakan dari Anda belum mengetahui bahwa bahaya rematik juga bisa menyerang mata. Penderita rematik umumnya akan mengalami skleritis atau peradangan di bagian putih mata. Skleritis tersebut ditandai dengan gejala kemerahan, nyeri, sensitif terhadap cahaya dan penglihatan kabur. Jika skleritis tersebut tidak segera diobati maka bisa memicu terjadinya kebutaan.

Selain menyebabkan skleritis, bahaya rematik juga bisa menimbulkan terjadinya uvetis atau peradangan di antara bagian putih mata dan retina. Uvetis ditandai dengan gejala adanya floaters atau bayangan bintik-bintik yang mengganggu pandangan, nyeri dan pandangan buram. Uvetis yang tidak segera diobati juga dapat menyebabkan terjadinya kebutaan. Rematik juga dapat merusak kelenjar yang menghasilkan air mata atau sindrom sjorgen sehingga mata menjadi kering dan terasa berpasir.

3. Jantung dan Pembuluh Darah

Perlu Anda ketahui bahwa bahaya rematik dapat meningkatkan risiko anemia karena produksi sel-sel darah merah yang semakin menurun. Selain itu, rematik juga menyebabkan peradangan kronis di dalam tubuh karena sel-sel pelapis pembuluh darah yang rusak akibat rematik. Hal tersebut juga menyebabkan pembuluh darah dapat menyerap kolesterol lebih banyak dan membentuk plak.

Saat pembuluh darah dipenuhi plak maka risiko serangan jantung maupun strok juga akan semakin meningkat. Hal inilah yang menjadikan bahaya rematik bisa menyebabkan terjadinya peradangan di selaput jantung, peradangan di otot jantung dan gagal jantung kongestif.

4. Gigi dan Mulut

Orang yang menderita rematik biasanya juga lebih rentan mengalami infeksi mulut dan gigi. Masalah tersebut umumnya muncul dari adanya infeksi pada gusi. Selain itu, efek peradangan yang dialami oleh penderita rematik bisa merusak kelenjar liur yang ada di dalam mulut. Hal inilah yang menyebabkan mulut lebih rentan kekeringan parah.

5. Paru-paru

Rematik juga dapat mengakibatkan adanya peradangan yang cukup kuat termasuk di paru-paru. Dimana rematik dapat membuat paru-paru mengalami jaringan parut serta rusak di jaringan sekitarnya. Rematik juga bisa menyebabkan adanya cairan di paru-paru, muncul benjolan di paru serta saluran udara tersumbat. Namun tidak semua pengidap rematik bisa mengalami gejala tersebut. Penderita rematik juga bisa mengalami kerusakan pada sistem pernapasan yang ditandai dengan gejala batuk, sesak napas dan nyeri dada.

Supaya Anda terhindari dari bahaya rematik seperti di atas sebaiknya segera lakukan pengobatan jika muncul gejala atau rematik yang kambuh. Dimana pengobatan tersebut salah satunya bisa Anda lakukan dengan mengkonsumsi Rheumapas. Produk herbal untuk atasi rematik satu ini memang diformulasikan untuk mengatasi rematik dan asam urat. Sebab di dalamnya terkandung dua ekstrak tumbuhan yaitu sambiloto dan temulawak.

Perpaduan antara sambiloto yang dikenal sebagai obat rematik dan dipadukan dengan temulawak yang memiliki kandungan antiinflamasi yang ampuh atasi rematik menjadikan Rheumapas sebagai obat herbal rematik yang tak perlu diragukan lagi khasiatnya. Produk ini tidak hanya ampuh dan alami tetapi juga aman dikonsumsi karena sudah memiliki izin POM. Bahkan produk ini juga aman dikonsumsi bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Bagi Anda yang selama ini sering mengalami gejala rematik sebaiknya segera lakukan pengobatan supaya terhindar dari bahaya rematik. Salah satu cara pengobatan rematik yang bisa Anda lakukan yaitu dengan mengkonsumsi Rheumapas. Sebab produk satu ini diformulasikan untuk mengobati reumatik dan asam urat tanpa efek samping yang terbukti ampuh.

Tinggalkan Komentar