5 Efek Samping Makan Tahu Bagi Kesehatan

Tahu merupakan salah satu makanan yang sudah umu bagi orang Indonesia. Tapi, tahukah Anda ada efek samping jika terlalu sering makan tahu? Tahu memiliki beberapa komponen yang dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak.

Berikut merupakan beberapa efek samping tahu jika makan secara berlebihan:

Asam Urat

Tahu memang merupakan sumber dari protein nabati. Akan tetapi makan tahu terlalu banyak bisa meningkatkan kadar asam urat pada tubuh.

Berdasarkan gizi di Bangalore, dari India Dr. Anju Sood mengatakan, “tahu tentunya merupakan salah satu sumber protein yang terbaik, tetapi masuk ke dalam kategori protein yang sulit untuk dicerna. Lalu, protein ini juga termasuk ke dalam jenis asam urat. Dengan makan terlalu banyak tahu, dapat menyebabkan akumulasi kelebihan asam urat pada bagian bawah perut.”

Batu ginjal

Tahu kaya dengan oksalat yang bertanggungjawab terjadinya batu ginjal. Setelah oksalat diserap dari makanan, selanjutnya diekskresikan dalam urin, karena tidak dapat dimetabolisme oleh tubuh. Dalam urin akan mengikat bersama dengan kalsium untuk membentuk garam larut kalsium oksalat yang mengendap membentuk batu ginjal.

Masalah tiroid

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal Thyroid telah menunjukkan, isoflavon dari produk kedelai seperti tahu, akan memengaruhi fungsi tiroid dan mengganggu penyerapan tiroid. Penelitian ini juga akan memperingatkan bahwa konsumsi produk kedelai lain juga dapat meningkatkan risiko mengembangkan hipotiroidisme.

Ketidak mampuan untuk menyerap mineral

Kedelai mengandung asam fitat yang dapat mengikat mineral seperti tembaga, seng, kalsium dan magneisu, sehingga akan mencegah saluran usus menyerap mereka. Hal ini diungkapkan pada American Journal of Clinical Nutrition.

Kanker payudara

Meskipun ada penelitian yang mendukung fakta dari konsumsi kedelai secara moderat dapat mencegah kanker payudara, asupan yang tinggi produk kedelai seperti tahu justru akan meningkatkan risiko kanker.

Gangguan seksual pada pria

Menurut ahli gizi Dr Neha Sanwalka, asupan yang tinggi kedelai pada bentuk tahu bisa menyebabkan gangguan seksual pada pria. Hal ini disebabkan karena dapat menurunkan libido, jumlah sperma dan juga tingkat kesuburan.