cara menghilangkan kebiasaan mendengkur

6 Cara Menghilangkan kebiasaan mendengkur

6 Cara Menghilangkan kebiasaan mendengkur

Hampir semua orang pernah mengalami mendengkur, atau ngorok, ketika tidur setidaknya sekali dalam seumur hidup. Tetapi, jika terlalu sering, mengorok tidak hanya akan mempengaruhi kualitas tidur Anda, namun juga tentu akan mempengaruhi pasangan tidur dan juga keluarga Anda.

Tips cara menghilangkan kebiasaan mendengkur

Untungnya, tidur di kamar terpisah bukan merupakan satu-satunya solusi untuk menghentikan keluhan mendengkur. Ada banyak solusi yang lain dan efektif tersedia untuk membantu dan pasangan Anda untuk tidur lebih baik di malam hari.

Cobalah solusi alami dan trik perubahan gaya hidup yang sederhana di bawah ini, yang bisa membantu Anda berhenti mendengkur.

  1. Ubah posisi tidur

Tidur telentang atau tengkurap  menyebabkan lidah dan daging pada sekitar tenggorok melonggar  lalu menyumbat jalur udara. Sehingga menyebabkan suara bergetar ketika Anda tidur. Tidur dengan cara menyamping juga bisa membantu untuk  mengatasi dengkuran mengganggu setiap malam.

Atau juga bisa gunakan bantal tubuh bantal besar dan panjang sehingga menyokong seluruh tubuh Anda untuk membantu menjaga posisi tidur tetap menyamping.

  1. Ganti bantal Anda

Alergen dalam kamar tidur dan di bantal Anda bisa memainkan peran terhadap “hobi” ngorok Anda. Tungau debu dapat menumpuk di bantal hingga menyebabkan reaksi alergi yang berkaitan dengan mendengkur.

Tidur dengan hewan peliharaan juga bisa saja berpengaruh pada dengkuran Anda, akibat dari bulu-bulu yang mungkin saja rontok lalu terhirup, menyumbat jalur udara, sehingga akan menyebabkan iritasi.

  1. Atur suhu kamar dalam keadaan lembap

Jika Anda tidur di kamar yang memiliki suhu sangat dingin atau sangat kering, hal ini bisa menjelaskan alasan mengapa Anda mendengkur. Udara kering akan mengeringkan kondisi tenggorokan serta dinding dalam hidung, menyebabkan hidung mampet. Hidung mampet akan menyebabkan proses keluar-masuknya udara terbatas dan membuat jaringan pada sekitarnya bergetar.

Triknya, naikkan suhu kamar satu-dua derajat atau bisa gunakan humidifier untuk menghangatkan udara kamar.

  1. Sangga kepala

Anda bisa menyokong posisi kepala sekitar 10 centimeter lebih tinggi. Saat sedang tidur untuk menjaga lidah Anda tidak terdorong ke belakang sehingga menghalangi jalur udara, juga bisa membantu membuka saluran pernapasan sedikit lebih lebar.

Yang perlu Anda ingat, jangan membuat sanggahan pada kepala terlalu tinggi, karena hal ini dapat membuat jalur udara menjadi terblokir membuat Anda tetap mengorok. Sesuaikan tinggi sanggahan kepala dengan senyaman mungkin, dan pilih benda yang tidak terlalu lunak atau datar, misal tumpukan dua bantal yang sedikit keras atau bisa tumpukan buku yang diselipkan pada belakang bantal tidur Anda..

  1. Cukupi asupan cairan tubuh

Minum banyak cairan sebelum Anda tidur. Sekresi di dalam hidung dan dinding tenggorokan juga akan menjadi lengket ketika Anda sedang tidur yang dalam keadaan kehausan, dan bisa menyebabkan mendengkur.

  1. Obat anti-ngorok

Jika usaha mandiri Anda juga tidak kunjung berhasil menghentikan ngorok Anda, konsultasikan segera dengan dokter THT. Ia mungkin akan merekomendasikan prosedur medis, sama seperti Continuous Positive Airway Pressure (CPAP). Operasi bedah untuk melebarkan ukuran saluran napas Anda dengan cara pengangkatan jaringan atau mengoreksi kelainan, laser-assisted uvulopalatoplasty (LAUP), implan platelet, atau somnoplasty.

Baca juga

 

Tinggalkan Komentar