Cara Mengatur Waktu Olahraga Sehari-hari

Rheumapas.com – Saat ini kesulitan bagi banyak orang adalah cara mencari waktu untuk berolahraga. Meski saran dari ahli hanya membutuhkan 30 menit buat bergerak, tapi menyediakan waktu 30 menit itusaja bisa menjadi problem tersendiri. Bayangkan jika di tengah jadwal padat seperti pertemuan bisnis, conference call, rapat atau yang lain-lain. Semua itu bukan merupakan hal yang mengherankan jika orang merasa kekurangan waktu. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), AS, merekomendasikan orang dewasa berolahraga setidaknya 150 menit dari menit dengan intensitas yang moderat (sedang) per minggu dan dua hari perminggu latihan otot. Itu setara dengan 20 menit per hari dilakukan selama 7 hari seminggu. Jika Anda kesulitan untuk cara mengatur waktu olahraga cobalah melakukan beberapa tips berikut ini:

Baca juga : Berbagai Jenis Olahraga dan Manfaatnya

  1. Jadwal  olahraga yang fleksibel

Membagi waktu latihan agar lebih sesuai dengan jadwal harian. Jika Anda hanya dapat olahraga hanya 10 menit per hari selama seminggu, tidak masalah. Anda dapat melakukan latihan lebih lama ketika akhir pekan untuk menebus waktu yang hilang.

  1. Masukan olahraga dalam jadwal harian

Anda harus merencanakan olahraga pada setiap har. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk mempersiapkan mental serta fisik untuk memulai dan melakukan olahraga. Misalnya pagi hari skipping (loncat tali) 10 menit ketika sebelum mandi. Atau berangkat lebih pagi ke kantor untuk mampir di gym lebih dulu. Tahukah Anda berangkat lebih pagi bisa mengurangi stres menghadapi kemacetan?. Pilihan lain adalah ketika waktu pulang kerja saat jalanan sedang “cantik-cantiknya” , Anda bisa terlebih dahulu mampir ke gym mengolah tubuh dan melewati waktu macet.

  1. Memiliki rencana cadangan

Siapkanlah alternatif latihan jika ada hal yang tidak terduga. Misalnya, cuaca memaksa Anda untuk melewati  waktu lari pagi hari. Anda dapat mengantinya dengan push up atau putar video senam dan mengikuti gerakannya.

  1. Ubah cara berpikir

Latihan tidak lagi menjadi kegiatan ekstrakurikuler. Dengan tingkat penyakit kronis yang terus melambung, olahraga merupakan investasi pensiun. Anggap saja pegangan di masa depan. Sama seperti Anda harus makan, tidur, dan juga bernapas.

  1. Nikmati aktifitasnya

Mari kita hadapi itu, berlari ataupun angkat beban selama berjam-jam mungkin tidak akan menyenangkan bagi semua orang. Jangan memaksa diri untuk melakukan latihan yang tidak sukai. Ini sama saja dengan membunuh motivasi olahraga Anda. Membuat Anda semakin mudah menyerah.

Sebaliknya, pilihlah aktivitas yang Anda sukai dan temukan cara untuk membuatnya lebih menantang secara fisik. Anda juga dapat mengambil kelas tari hip hop, salsa atau tango. Aktifitas lainnya yang bisa menjadi pilihan adalah olahraga bersama teman seperti main bulu tangkis. Selain itu Anda dapat memilih berjalan kaki atau bermain kejar-kejaran bersama anak. Dan lainnya sebagainya.

Basa juga