cara mengatasi kekurangan vitamin

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin D

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin D

Kekurangan vitamin D sering kali sulit untuk terdeteksi karena gejalanya yang tidak spesifik. Padahal, kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko terjadinya masalah pada tulang, contoh seperti penyakit rakitis dan osteoporosis, serta melemahnya sistem kekebalan tubuh.  

Penyebab Kekurangan Vitamin D

Kekurangan vitamin D atau defisiensi vitamin D merupakan kondisi di mana tubuh tidak mendapatkan asupan vitamin d dengan cukup. Ini bisa terjadi karena kurang mengonsumsi makanan sumber vitamin D atau jarang terkena sinar matahari.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang juga bisa menyebabkan seseorang mengalami kekurangan vitamin D, yaitu:

  • Menderita gangguan atau penyakit yang bisa menghambat penyerapan vitamin D di saluran cerna, contohnya seperti penyakit radang usus dan malabsorpsi.
  • Menderita alergi susu.
  • Memiliki warna kulit yang gelap.
  • Berusia lanjut.
  • Memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya obat antikejang.
  • Menjalani pola makan vegetarian.

Tanda-Tanda Kekurangan Vitamin D

Defisiensi vitamin D dapat dialami oleh siapa pun, termasuk bayi, anak-anak, dan orang dewasa. Meski pada umumnya tidak memiliki gejala yang spesifik, ada beberapa tanda dan gejala yang dapat timbul ketika tubuh kekurangan vitamin D.

Pada bayi dan anak

Bayi dan anak-anak yang kekurangan vitamin D bisa menunjukkan beberapa gejala berikut:

  • Sesak napas.
  • Kram dan kejang otot.
  • Pertumbuhan yang lebih lambat.
  • Terlambat tumbuh gigi dan berjalan.
  • Nyeri tulang.

Selain gejala-gejala di atas, bentuk kaki yang bengkok bisa menjadi tanda anak kekurangan vitamin D. Mudah terserang penyakit juga bisa menandakan anak mengalami defisiensi vitamin D, karena kekurangan vitamin ini bisa melemahkan daya tahan tubuh.

Pada orang dewasa

Pada orang dewasa, kekurangan vitamin D biasanya ditandai beberapa gejala seperti berikut:

  • Nyeri otot, nyeri punggung, hingga nyeri tulang.
  • Mudah terserang terinfeksi penyakit.
  • Tulang rapuh atau mudah patah, meskipun tidak sedang mengalami cedera berat.
  • Tubuh mudah lelah berkepanjangan.
  • Suasana hati yang buruk, dan menunjukkan gejala depresi.
  • Luka yang sulit untuk sembuh.
  • Rambut rontok.

Beberapa gejala kekurangan vitamin D seperti di atas bisa menyerupai tanda dan gejala penyakit lain. Untuk memastikannya, diperlukan segera pemeriksaan ke dokter. Dokter bisa melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar vitamin D di dalam tubuh.

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin D

Mencukupi asupan vitamin D harian bisa menjaga tulang agar kuat dan sehat, serta mencegah berbagai penyakit akibat dar kekurangan vitamin ini. Caranya merupakan dengan:

  • Mengonsumi makanan yang kaya dengan vitamin D, seperti susu sapi, susu kedelai, telur, yogurt, dan minyak ikan. Makanan laut, seperti ikan sarden atau tuna, juga merupakan sumber dari vitamin D yang baik untuk dikonsumsi.
  • Berjemur di bawah sinar matahari pagi kurang lebih selama 20-30 menit, setidaknya 2 kali seminggu.
  • Mengonsumsi suplemen vitamin D, jika diperlukan.

Meski demikian, patut diingat bahwa asupan vitamin D perlu Anda konsumsi sesuai kebutuhan. Karena vitamin D merupakan jenis vitamin yang larut lemak, kelebihan vitamin D akan ditumpuk dalam tubuh. Akibatnya, lama kelamaan bisa terjadi keracunan vitamin D.

Untuk mengetahui dosis dan penggunaan suplemen vitamin D yang tepat dan sesuai kondisi kesehatan Anda, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga

 

Tinggalkan Komentar