cara membuat minyak urut rematik

Tips Cara Membuat Minyak Urut Untuk Rematik

Rheumatoid arthritis atau rematik adalah peradangan kronis, nyeri, dan kaku terjadi pada persendian. Banyak orang menggunakan minyak esensial bertujuan meredakan gejala rematik tersebut. Namun, apakah minyak esensial ini bisa mengobati rematik? Berikut penjelasan dan cara membuat minyak urut rematik.

Minyak Esensial Untuk Meredakn Rematik

Banyak orang menggunakan minyak esensial dalam mengobati beberapa gejala atau penyakit tertentu, termasuk juga rematik. Namun, minyak esensial tidak bisa menyembuhkan rematik. Melainkan, bukti menunjukkan bahwa minyak esensial ini hanya mampu untuk meredakan gejala utama dari rematik, terutama peradangan, pembengkakan, nyeri sendi, dan juga  kekakuan.

Jenis & Cara Membuat Minyak Urut Rematik

Berikut adalah beberapa pilihan dan cara membuat minyak urut rematik.

Minyak eukaliptus

Beberapa senyawa pada minyak eukaliptus ini telah terbukti dalam mengurangi peradangan, pembengkakan, dan rasa sakit. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa menghirup minyak eukaliptus pada waktu 30 menit selama 3 hari berturut-turut bisa mengurangi rasa sakit pada orang yang menjalani operasi lutut.

Sebagian besar penelitian merekomendasikan untuk penggunaan minyak eukaliptus digunakan secara langsung atau menambahkan beberapa tetes minyak urut reke dalam air hangat.

Minyak frankincense (minyak kemenyan)

Minyak kemenyan dapat membantu mengobati berbagai macam jenis penyakit, termasuk sakit kronis dan peradangan. Minyak frankincense ini berasal dari getah tanaman Boswellia serrata.

Orang dengan rematik mungkin bisa menggunakan kapsul frankincense yang mengandung setidaknya 60 persen asam boswellic dan mengonsumsinya sekitar 300-400 miligram (mg) pada setiap hari. Namun, selalu konsultasikan dulu ke dokter bila Anda ingin meredakan gejala rematik dengan menggunakan obat herbal apa pun.

Minyak lavender

Minyak lavender seringkali digunakan untuk mengurangi rasa sakit, kecemasan, dan depresi. Manfaat ini bisa Anda dapatkan dengan cara menghirup langsung, mengoleskan langsung, atau menambahkan minyak ini ke dalam air hangat.

Sebuah penelitian mengamati efek campuran lima persen dari minyak lavender yang diencerkan dalam minyak almond manis pada orang dengan osteoarthritis pada lutut. Pasien yang memijat campuran minyak tersebut sebanyak 5 mililiter (ml) pada sendi bengkak mengalami pengurangan rasa sakit setelah minggu pertama penggunaan.

Minyak evening primrose

Minyak evening primrose merupakan minyak yang berasal dari biji tanaman evening primrose. Salah satu kandungan terpenting yang ada dalam minyak esensial ini merupakan asam gamma-linolenat (GLA), yaitu sejenis asam lemak omega-6.

Ketika GLA Anda konsumsi, tubuh akan mengubahnya menjadikanya sebagai antiradang yang kuat. Itulah kenapa minyak ini bisa digunakan untuk membantu atau dapat meredakan gejala rematik seperti sendi yang nyeri dan kaku.

The Arthritis Foundation merekomendasikan orang yang memiliki penyakit rematik agar menggunakan minyak ini antara sekitar 540 mg dan 2,8 gram minyak evening primrose pada setiap hari selama minimal 6 bulan. Dengan catatan jika Anda sudah mengantongi izin dari dokter untuk memanfaatkan minyak ini sebagai perawatan rematik.

Minyak jahe

Jahe telah lama direkomendasikan bagi orang dengan peradangan dan rasa sakit yang kronis. Jahe bisa ditambahkan ke makanan atau dikonsumsi dalam suplemen. Bahan kimia dalam jahe akan berubah menjadi kelompok kuat senyawa antiradang yang disebut dengan gingerol setelah dicerna.

Minyak kunyit

Kunyit mengandung bahan aktif dan memiliki sifat antiradang yaitu kurkumin. Kandungan ini juga telah terbuktu bisa membantu meningkatkan peredaran darah manusia. Sebuah penelitian melaporkan bahwa ekstrak kunyit bisa mengurangi gejala rematik seperti radang sendi, meskipun masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut.

Basil (selasih)

Basil atau selasih mengandung berbagai senyawa yang akan berpotensi untuk membantu meredakan gejala berbagai penyakit.

Minyak esensial basil mengandung kurang lebih 1,8-cineole, yang memiliki efek antiradang. Ini juga mengandung linalool, senyawa yang telah terbukti digunakan mengurangi pembengkakan pada tikus percobaan.

Minyak jeruk

Buah jeruk menghasilkan minyak esensial yang juga kuat dengan sifat antiseptik, antiradang, dan juga antidepresan. Buah jeruk memiliki antioksidan alami yang menjadi salah satu komponen diet penting bagi pasien rematik. Minyak jeruk bisa mengurangi gejal rematik karena bisa menurunkan tingkat peradangan dengan mengganggu respon peradangan dalam sistem kekebalan karena sifat antioksidannya.

Anda bisa mengoleskan dan memijat minyak jeruk encer ke kulit Anda bertujuan untuk mengurangi nyeri rematik. Juga, Anda juga menambahkan minyak jeruk pada air dalam bak mandi untuk memberikan efek tenang dan mengurangi rasa sakit pada tubuh.

Perlu diketahui, sebelum Anda menggunakan minyak esensial diatas. Sebaiknya Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter agar mendapatkan perawatan yang tepat dan waspada mengenai faktor resiko bagi kesehatan Anda.

Baca juga

Tinggalkan Komentar