Begini 5 Terapi Stroke Ringan Sebelah Kanan

Rheumapas.com – Pada umumnya penyakit stroke ringan terjadi ketika pasokan darah ke menjadi otak terputus, sehingga akan mberdampak timbulnya kelumpuhan sementara pada sebagian area tubuh yang terkena. Penyebab dari stroke ringan ini tergantung pada daerah otak mana yang dipengaruhi karena hilangnya suplai darah dan dapat termasuk pada kontrol motorik tubuh.

Penyakit stroke ringan memiliki gejala berbeda-beda pada seseorang, semua ini tergantung dari pada masing-masing pengidap. Apabila seseorang mengalami stroke ringan, maka dibutuhkan beberapa penanganan medis contohnya seperti diberikan obat atau dengan cara terapi stroke. Seperti apa terapi stroke ringan? Begini jenis terapi stroke ringan sebelah kanan atau pun sebagian saja:

1.  Terapi Psikologis

Umumnya seseorang yang sedang mengalami stroke akan mengalami depresi yang berat, karena ini terjadi dengan mendadak. Maka, terapi untuk stroke ringan yang harus dilakukan ketika pertama kali adalah berkaitan dengan psikologis dari orang tersebut.

Terapi ini dapat dilakukan oleh anggota keluarga ataupun bisa dengan bantuan dari tenaga profesional. Terapi stroke psikologis, bertujuan untuk memberikan semangat kepada para pengidap untuk sembuh.

2.  Akupuntur

Terapi untuk stroke ringan melalui akupuntur menitik beratkan pada titik-titik ataupun pusat tertentu yang ada pada syaraf dapat dilakukan pada bagian telapak kaki untuk mencari penyakit yang sedang bersarang. Akupuntur ini menggunakan media tusuk jarum, yang hanya diberikan pada beberapa menit saja bertujuan untuk memperlancar peredaran darah agar dapat menurunkan tekanan darah..

3. Fisioterapi

Fisioterapi merupakan terapi untuk mengobati kelainan pada otot manusia yang sering terjadi kepada para pengidap stroke ringan, metode yang diberikan cukup sederhana yaitu melalui mengobati fisik dengan exercise(pelatihan), massage (pemijatan), dan modilitas alat.

4. Terapi Stem Cell

Terapi untuk stroke yang ringan ini dilakukan dengan cara membuat sumber sel baru, di mana nantinya sel tersebut akan memperbanyak diri sehingga menjadi sel baru pada tubuh pengidap stroke. Terapi inilah yang paling aman, untuk para pengidap serangan stroke. Maka dari itu terapi ini sangat disarankan.

5.Terapi Kognitif

Terakhir, kamu juga dapat mencoba terapi kognitif. Terapi untuk stroke ringan secara kognitif ini merupakan upaya untuk mengasah kemampuan otak dalam mengolah informasi yang masuk pada otak. Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk jenis terapi kognitif ini, salah satunya adalah dengan cara melakukan komunikasi secara lisan dengan para pengidap stroke yang mengalami kehilangan daya uuntuk bicara.

Itulah merupakan 5 terapi untuk stroke ringan yang dapat dilakukan, dalam hal ini terapi yang paling penting ialah terapi psikologis. Karena, para pengidap yang sedang menderita stroke ringan sangat membutuhkan dukungan keluarga ataupun orang di sekitarnya untuk membangun kembalii semangat hidupnya.

Baca juga