asam urat di telapak kaki

4 Gejala Asam Urat di Telapak Kaki, Kenali Sebelum Terlambat

4 Gejala Asam Urat di Telapak Kaki, Kenali Sebelum Terlambat

Rheumapas.com – Gejala asam urat di telapak kaki bisa dikenali dengan apa yang Anda rasakan dan lihat. Tidak jauh berbeda dengan berbagai gejala asam urat yang terjadi di bagian tubuh yang lain, gejala yang terjadi di telapak kaki kurang lebih sama.

Gejala asam urat yang seringkali datang tiba-tiba. Penyakit ini bisa menyerang seluruh sendi pada tubuh, akan tetapi sendi lutut, pergelangan kaki, telapak kaki, dan juga jempol merupakan bagian yang paling sering terkena asam urat.

Berikut merupakan beberapa gejala asam urat di telpak kaki:

Gejala Nyeri

  • Nyeri yang Luar Biasa

Gejala asam urat pada telapak kaki yang pertama ialah rasa nyeri yang sangar luar biasa. Nyeri sendi, linu, dan bengkak bisa jadi merupakan gejala asam urat tinggi. Kadangkala gejala asam urat ini diselingi dengan kesemutan dan radang sendi yang tampak merah di permukaan kulitnya.

Bila kamu sering mengalami sakit nyeri dibagian sendi seperti, jempol kaki, siku, lutut, pergelangan tangan, dan jari-jari selama 4 hingga 12 jam pertama, lalu mereda, maka kamu perlu Anda waspadai. Bila cukup sering mengalaminya, bahkan hampir setiap hari Anda merasakan gejalanyaa, maka segeralah periksa ke dokter.

  • Nyeri Berkelanjutan

Begitu rasa nyeri yang sangat luar biasa tersebut menghilang, gejala asam urat pada telapak kaki tidak begitu saja akan hilang. Setelah itu biasanya penderita mungkin akan mengalami nyeri yang berkelanjutan di sendi jempol kaki, tempat dimana biasanya asam urat menumpuk.

  • Nyeri Mendadak

Selain itu, gejala asam urat pada telapk kaki ini juga bisa saja muncul dengan mendadak. Gejala ini membuat penderita seketika sulit untuk menggerakkan kaki untuk berdiri dan berjalan, karena rasa sakit yang luar biasa.

  • Nyeri di Malam Hari

Selain itu, nyeri yang menjadi gejala asam urat ini umumnya menyerang ketika malam tiba. Bisa saja ketika kamu tidur malam dengan nyenyak, tiba-tiba ketika bangun di pagi harinya kamu langsung merasakan sakit di bagian kaki, hingga kesulitan untuk bangun dari tempat tidur Anda.

Radang dan Kemerahan

Selain gejala nyeri, ada beberapa kasus gejala asam urat pada telapak kaki ditandai dengan sendi menjadi merah dan terasa panas. Nyeri sendi biasanya diikuti dengan rasa panas menyengat saat digunakan untuk berjalan. Hal ini terjadi karena kristal asam urat menetap pada sendi sehingga memicu pembengkakan dan meradang.

Benjolan atau Pembengkakan

Selain itu, gejala asam urat selanjutnya adalah adanya benjolan. Benjolan akan terlihat di bawah lapisan kulit di area sekitar sendi.

Biasanya, benjolan ini diakibatkan karena asam urat yang sudah menumpuk banyak dan dalam jangkah waktu yang lama. Bahkan, bila kristal menumpuk pada saluran kemih, maka bisa membentuk batu ginjal.

Jempol kaki merupakan daerah yang menyimpan asam urat yang menumpuk. Kondisi inilah yang membuat tubuh bereaksi hingga meradang, sehingga mengakibatkan jempol kaki membengkak. Pembengkakan bisa meluas hingga ke betis dan lutut, tidak jarang kaki yang meradang akan terasa sakit ketika disentuh.

Kulit Terkelupas

Selanjutnya, salah satu efek samping benjolan atau pembengkakan gejala asam urat pada telapak kaki adalah kerusakan yang terjadi di jaringan dan kulit di sekitar area yang terkena, termasuk telapak kaki. Peradangan dan juga pembengkakan akibat akumulasi asam urat dapat mengakibatkan kulit menjadi gatal, kering, terkelupas, dan iritasi.

Oleh karena itu, untuk menjaga kebersihan daerah yang terkena dari infeksi kamu harus sering membersihkan bagian yang terluka dengan menggunakan antiseptik dan membalutnya dengan perban.

Gejala asam urat biasa saja muncul sewaktu-waktu dan tidak dapat diprediksi. Namun biasanya gejala asam urat paling sering terjadi ketika malam hari antara tiga hingga sebelas hari.  Solusi untuk mengatasi gejala asam urat pada telapak kaki ini ialah dengan cara beristirahat, sambil mengompres bagian kaki yang sakit dengan air es. Selain itu, minum perbanyak air putih agar tubuh tetap terhidrasi, sekaligus bisa membantu mencairkan konsentrasi asam urat.

Baca juga

Tinggalkan Komentar