Rheumapas

Apa Saja Pantangan Untuk Rematik Dan Asam Urat?

Pantangan untuk rematik dan asam urat tidak sepenuhnya sama, meskipun kedua penyakit ini menimbulkan rasa sakit di titik-titik yang sama dalam tubuh. Rematik sedikit sulit didiagnosis pada tahap awal karena tanda dan gejala awalnya mirip dengan asam urat dan penyakit yang rentan menyerang manusiapada usia di atas 50 tahun.  Pemeriksaan dilakukan melalui ronsen pada persendian yang membengkak atau radang. Selain  itu, dokter juga memeriksa refleks dan kekuatan otot pasien.

Ketahui Pantangan Untuk Rematik dan Asam Urat

Mitos yang berkembang terkadang membuat kita bingung dengan pantangan rematik dan asam urat. Mereka yang menderita rematik biasanya adalah wanita atau pria dengan usia di atas 50 tahun. Tetapi, saat ini, banyak dari penderita rematik yang masih berusia 40 tahun. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, terlebih jika ia memiliki penyakit asam urat sebelumnya.

Penderita asam urat terkadang tidak akan mengalami rematik, jika ia dapat dengan cepat mengontrol asupan makanan, sekaligus memperbaiki pola hidup. Sedangkan mereka yang memiliki rematik akan lebih sulit melakukan pemulihan. Mereka hanya dapat mengurangi resiko rematik yang lebih parah dengan kontrol makanan yang tepat.

Pantangan rematik dan asam urat  pada dasarnya adalah makanan yang  mengandung kadar lemak jahat tinggi seperti daging merah.  Makanan dan minuman yang mengandung gula buatan juga perlu  dihindari karena dapat mengikis kinerja liver. Minuman beralkohol serta makanan hasil laut juga perlu dikurangi secara signifikan.

Atasi sejak dini

Memang, pantangan untuk rematik dan asam urat bisa dilakukan, bahkan sebelum seseorang mengalami nyeri pada sendi. Meskipun ada faktor genetik yang menjadi salah satu penyebab dari asam urat dan rematik, bukan berarti hal ini tidak dapat diatasi sejak dini. Pola hidup sehat untuk mencegah rematik adalah berolahraga.  Olahraga membuat sendi-sendi pada tubuh menjadi fleksibel.

Selain  berolahraga, makanan kaya serat juga sangat pas untuk mencegah asam urat dan rematik. Selain sayur dan buah yang bebas lemak,  konsumsi produk olahan seperti susu dan keju sebenarnya diperbolehkan, asalkan susu dan keju tersebut memang rendah lemak. Jika pantangan untuk rematik dan asam urat sudah dilakukan sedini mungkin, penyakit ini pun tidak mungkin menyerang.

Bagaimana Jika Sudah Terlambat?

Tentu tidak sedikit dari mereka yang sudah sering melanggar pantangan untuk rematik dan asam urat.Baik disengaja ataupun tidak disengaja, mereka yang sudah menderita asam urat dan rematik dapat segera melakukan tindakan pengobatan, baik secara medis ataupun non medis. Tindakan medis adalah mendapatkan pengobatan dari dokter. Sedangkan pengobatan non medis adalah dengan mengkonsumsi ramuan herbal yang lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping.

Pengobatan medis untuk penderita rematik adalah dengan terapi sendi. Penderita akan menjalani serangkaian terapi untuk lebih membuat sendi lebih fleksibel. Terapi ini  tidak hanya berjalan dan melakukan gerakan-gerakan peregangan dan senam ringan. Namun, terapis biasanya melatih pasien untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan melibatkan penggunaan sendi secara maksimal.

Penderita rematik yang akut biasanya disarankan untuk menggunakan alat bantu, terutama untuk kegiatan yang pasti dilakukan seperti membuka baju, makan dan banyak lagi. Alat bantu sangat disarankan bagi mereka yang sudah didiagnosa menderita rematik akut, setelah diagnosa dokter  melalui ronsen atau pemeriksaan MRI.

Meski terkesan ‘remeh’, penderita rematik bisa saja menjalani operasi apabila persendian dianggap sudah tidak dapat berfungsi. Selain untuk menghilangkan nyeri, operasi pada penderita rematik dapat meningkatkan fungsi sendi.

Sedangkan mereka  yang sudah terlanjur mengidap asam urat akut, mereka sebenarnya dapat melakukan pemulihan secara mandiri  setelah menjalani pemeriksaan medis.  Pengobatan secara medis dilakukan jika asam urat mengakibatkan penderita mengalami nyeri hebat pada sendi, serta pembengkakan parah pada sendi kaki  dan tangan.

Rheumapas Untuk Penyembuhan Rematik dan Asam Urat.

Manusia modern saat ini cenderung ingin mengatasi penyakit dengan berbagai metode penyembuhan herbal. Karena itulah, penyembuhan  dengan Rheumapas dapat menjadi alternatif terbaik. Selama ini, PT Tiga Puspa hadir dengan beberapa produk herbal untuk berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah asam urat dan rematik.

Rheumapas diramu dari tanaman tradisional yang memang sudah lama menjadi ramuan yang  digunakan selama berabad-abad.  Bahan baku utama adalah temulawak dan sambiloto.  Selama ini, Rheumapas sangat  aman dikonsumsi karena bahan alami yang dipergunakannya. Mereka  yang sudah mengkonsumsinya sangat  puas dengan kesembuhan yang mereka alami.

Namun, bukan berarti penderita asam urat dan rematik dapat seenaknya melanggar makanan pantangan untuk rematik dan asam urat. Perlu diingat bahwa Rheumapas dapat menjadi solusi terbaik bagi penderita  asam urat  dan rematik. Tapi,  penderita pun tetap harus menerapkan pola hidup sehat, terutama dalam hal makanan dan minuman yang harus dikonsumsi.

Tinggalkan Komentar